Pasca IPO FOLK Grup Perbesar Ekosistem Sektor New Media dan Consumer
:
0
EmitenNews.com - Perusahaan holding multi sektor PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) atau FOLK Group resmi mencatatkan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, dengan meraih dana segar sebesar Rp57 miliar.
Perusahaan FOLK Group saat ini beroperasi pada 2 industri utama, yaitu New Media dan Consumer. Melalui beberapa entitas anaknya, FOLK Group memiliki tiga pilar utama yangmenjadi fondasi inti dari ekosistem FOLK Group.
Bong Chandra, Komisaris Utama FOLK Group mengatakan, "FOLK Group memiliki 5 tangga dalam Roadmap besar 5 tahun, IPO hanyalah tangga pertama. Berbekal team management muda dan inovatif serta Co-Founder dengan rekam jejak yang baik, Kami yakin FOLK Group akan menjadi katalis di industri kreatif Indonesia".
Dari Januari hingga Juli 2023, ekosistem FOLK Group telah menjual lebih dari 149 ribu produk dan selama FOLK Group berdiri telah melayani lebih dari 500 ribu total unique customers. FOLK Group juga memiliki total 20+ Intellectual Properties & Brands. Sampai dengan bulan Juli 2023 beberapa media channel di ekosistem FOLK Group memiliki lebih dari 352 juta total views.
Raihan ini juga didukung oleh kinerja keuangan yang solid di mana dalam 4 tahun terakhir, perusahaan berhasil membukukan CAGR pendapatan 224% dan CAGR laba bersih 248% dari tahun 2019-2022. Pendapatan Perseroan adalah Rp40,24 miliar dengan laba bersih Rp5,20 miliar di tahun 2022. Dari sisi liabilitas, Perseroan bisa dibilang hampir debt free dengan tingkat Debt to Equity (DER) yang sangat rendah yaitu sebesar 0,06x per akhir Desember 2022.
Related News
Laba Emiten Grup Salim (IMAS) Ambles 74,3 Persen di Paruh Pertama 2026
Cimory (CMRY) Toreh Revenue Rp6,46T, Laba Naik 17,8 Persen di Q2-2026
Pendapatan ARKO Susut 6,7 Persen, Laba Bersih Tertahan di Rp36,64M
Emiten Haji Isam (TEBE) Laba Turun 27,5 Persen Sisa Rp19,9M di Q2-2026
Emiten Kapal (HAIS) Catat Penurunan Laba & Pendapatan Semester I 2026
Jasa Marga (JSMR)–BSI Teken Pendanaan Rp1,56T untuk Tol Bali Mandara





