EmitenNews.com - Goto Gojek Tokopedia (GOTO) dipastikan mengikuti jejak Bukalapak (BUKA) menjajakan saham perdana umum alias initial public offering (IPO). Melepas 52 miliar lembar dengan kisaran harga Rp316-346 per lembar, GoTo akan meraup dana maksimum Rp17,99 triliun.
Menyusul hajatan itu, GoTo akan menerbitkan saham baru paling banyak 1,5 persen setiap tahun. Itu dilakukan untuk jangka waktu 10 tahun setelah tanggal efektif, akan dihitung dari modal ditempatkan, dan modal disetor perusahaan sejak pengumuman Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) telah dilaksanakan pada 15 Desember 2021.
Lalu, maksimum 10 persen dari jumlah saham telah ditempatkan, dan disetor penuh atau modal disetor tercantum dalam perubahan anggaran dasar telah diberitahukan, dan diterima menteri berwenang pada saat akan dilakukan penambahan modal, dengan risiko dilusi terkait, untuk ditawarkan dan dicatatkan di bursa efek yurisdiksi lain (Penawaran Internasional).
Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia (TRIM). Penjamin emisi efek PT CIMB Niaga Sekuritas, dan PT Nilai Inti Sekuritas. GoTo, induk usaha entitas GoJek, Tokopedia dan entitas anak maupun asosiasinya.
Jadwal IPO GoTo sebagai berikut. Masa penawaran awal pada 15-21 Maret 2022. Perkiraan tanggal efektif pada 15 Maret 2022. Masa penawaran umum perdana saham pada 29-31 Maret 2022. Tanggal penjatahan pada 31 Maret 2022. Distribusi pada 1 April 2022. Tanggal pencatatan pada 4 April 2022. (*)
Related News
Laba BUMI Naik 20 Persen, Tapi Beban Produksi Masih Tekan Margin
Bio Majesty Jual 112 Juta Saham PRDA, Kepemilikan Turun Jadi 12 Persen
Yulie Sekuritas Borong Saham DYAN, Kepemilikan Naik Jadi 7 Persen
Topline Ngebut, Bottomline Tersendat, Laba 2025 ERAL Menciut 16 Persen
Laba PWON Naik Dua Digit di 2025, Pendapatan Bunga Tembus Rp603 Miliar
Penjualan MDLA Nyaris Flat di 2025, Laba Justru Naik 13,69 Persen





