Pefindo Downgrade Peringkat PP Properti (PPRO) Jadi Negatif
:
0
Salah satu proyek yang ditangani PTPP Properti (PPRO).
EmitenNews.com -PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat PT PP Properti Tbk (PPRO) dan Obligasi Berkelanjutan II menjadi idBB- dari idBBB-. Prospek peringkat Perusahaan direvisi menjadi negatif dari stabil.
Pefindo dalam rilisnya Selasa (2/4) menyampaikan bahwa penurunan peringkat mencerminkan kombinasi dari pemburukan profil kredit berdiri sendiri PPRO dengan terbatasnya kemungkinan dukungan dari perusahaan Induk.
Pemburukan profil kredit berdiri sendiri PPRO dipicu oleh melemahnya profil kredit Perusahaan seiring dengan kinerja pra penjualan yang masih lemah, terbatasnya kapasitas keuangan untuk menyelesaikan konstruksi proyek yang sedang berjalan, serta potensi penurunan atas porsi pendapatan berulang dengan dilakukannya divestasi atas beberapa aset yang dimiliki.
Akibatnya, profil keuangan PPRO juga memburuk terutama dalam aspek struktur permodalan, proteksi arus kas, dan fleksibilitas keuangan. Kami juga menilai PTPP memiliki kapasitas yang terbatas untuk memberikan dukungan luar biasa kepada PPRO, mempertimbangkan pinjaman yang diberikan dari PTPP sudah mencapai batas maksimum yaitu 50% dari ekuitas induk.
Prospek negatif disematkan untuk peringkat Perusahaan mengantisipasi peningkatan risiko refinancing atas pelunasan obligasi yang akan jatuh tempo pada 2 September 2024.
Peringkat Perusahaan mencerminkan lokasi properti yang relatif terdiversifikasi. Peringkat dibatasi oleh leverage keuangan yang tinggi, indikator proteksi arus kas dan likuiditas yang lemah, serta sensitivitas terhadap perubahan kondisi makroekonomi.
Related News
Medio 2026, Grup Bakrie (DEWA) Kemas Laba Rp354,28M Naik 88,93 Persen!
Masuk Tahap FEED, Proyek Metanol Babak Baru Hilirisasi BUMI
Perdana Melantai, 5 ETF Emas Syariah Rp21,68M Kompak Menguat Naik!
Rugi Menipis, Defisit ZINC Makin Tebal Semester I
Sinergi BNI dan Sumitomo Life Topang Peringkat BNI Life
Private Placement Rp4,35 Triliun Beres, UNSP Alami Rugi 1.736 Persen





