Pegadaian Naikkan Plafon Gadai 0 Persen sampai Pinjaman Rp2,5 Juta
:
0
EmitenNews.com - PT Pegadaian menaikkan plafon Gadai Tanpa Bunga hingga pinjaman sampai Rp 2,5 juta. Layanan gadai tanpa bunga untuk jangka waktu tertentu ini dinamakan Gadai Peduli untuk outlet konvensional dan Rahn Peduli outlet gadai berbasis syariah.
"Layanan gadai bebas bunga diberikan bagi nasabah baru maupun nasabah tidak aktif untuk mendapatkan dana cepat dan mudah," ungkap Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan.
Berbeda dengan Gadai Peduli sebelumnya yang maksimal plafonnya Rp1 juta, pada Gadai Peduli dan Rahn Peduli kali ini, nasabah bisa memperoleh pinjaman mulai dari Rp50 ribu - Rp2.5 juta dengan fasilitas bebas bunga 60 hari untuk Gadai KCA Reguler dan 30 hari untuk Gadai Harian. Sementara untuk Rahn Peduli, nasabah mendapatkan bebas Mu’nah selama 60 hari untuk Rahn Reguler dan 30 hari untuk Rahn Fleksi.
Khusus untuk Gadai Harian dan Rahn Fleksi, Program Gadai Peduli diberikan bagi nasabah yang menjaminkan Barang Elektronik. Barang Elektronik yang dapat dijaminkan meliputi handphone, laptop, tablet, kamera, televisi atau barang elektronik lainnya.
Damar memaparkan program Gadai Peduli akan berlangsung mulai tanggal 10 November sampai dengan 31 Desember 2022.
“Gadai Peduli merupakan salah satu program yang diluncurkan oleh Pegadaian untuk memberi kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh pinjaman," jelas Damar.
Gadai Peduli diluncurkan dengan harapan dapat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat umum. Program ini dapat dimanfaatkan oleh segala segmen masyarakat untuk segala tujuan penggunaan pinjaman. "Harapan kami juga, program ini dapat dimanfaatkan para pelaku UMKM, dengan memanfaatkan fasilitas bebas bunga untuk mengembangkan usaha mereka," tambahnya.(fj)
Related News
Kolaborasi Pertamina-Eni, Perkuat Eksplorasi Migas Berbasis Teknologi
Restitusi Pajak Capai Rp191,82T, DJP Ungkap Terbesar Pajak Penghasilan
Menkeu Baru Ungkap, Belanja Negara Rp1.791 Triliun, Naik 29 Persen
Peluang di CAEXPO 2026: Lompatan Ekspor Hilirisasi Hingga Transfer AI
Ada Hashim Djojohadikusumo dalam Pengembangan Gas Natuna D-Alpha
Anggaran Subsidi dan Kompensasi Rp331T, Bengkak Sampai 52 Persen





