IDXINDUST

 0.52%

IDXINFRA

 0.28%

IDXCYCLIC

 0.98%

MNC36

 0.74%

IDXSMC-LIQ

 0.43%

IDXHEALTH

 1.10%

IDXTRANS

 2.42%

IDXENERGY

 1.40%

IDXMESBUMN

 0.75%

IDXQ30

 0.87%

IDXFINANCE

 0.63%

I-GRADE

 0.73%

INFOBANK15

 0.75%

COMPOSITE

 0.71%

IDXTECHNO

 0.70%

IDXV30

 0.67%

ESGQKEHATI

 0.64%

IDXNONCYC

 0.13%

Investor33

 0.67%

IDXSMC-COM

 0.76%

IDXBASIC

 0.97%

IDXESGL

 0.75%

DBX

 1.37%

IDX30

 0.65%

IDXG30

 0.40%

ESGSKEHATI

 0.67%

KOMPAS100

 0.77%

PEFINDO25

 1.13%

BISNIS-27

 0.67%

ISSI

 0.79%

MBX

 0.64%

IDXPROPERT

 0.52%

LQ45

 0.59%

IDXBUMN20

 0.91%

IDXHIDIV20

 0.71%

JII

 0.90%

IDX80

 0.77%

JII70

 0.84%

SRI-KEHATI

 0.71%

SMinfra18

 0.42%

KB Bukopin
victoria sekuritas

Pegang Tiket Private Placement Rp3,1 Triliun, Smartfren Telecom (FREN) Genjot Ini

14/07/2022, 06:45 WIB

Pegang Tiket Private Placement Rp3,1 Triliun, Smartfren Telecom (FREN) Genjot Ini

EmitenNews.com - PT Smartfren Telecom (FREN) bakal menghelat private placement 31 miliar lembar. Saham baru seri C setara 10 persen bernominal Rp100 itu dipatok dengan harga pelaksanaan Rp100 per lembar.


Dengan skema harga itu, perseroan akan meraup dana taktis Rp3,1 triliun. Berdasar skenario, dana hasil private placement tersebut untuk investasi, keperluan modal kerja, dan atau entitas anak perseroan. Rencana itu, telah mendapat restu investor dalam rapat umum pemegang saham pada Selasa, 12 Juli 2022.


”Setelah mengantongi restu investor, dana hasil private placement untuk investasi, pengembangan apapun untuk investasi,” tutur Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys.


Meski begitu, hingga detik ini belum diketahui siapa calon investor yang akan membeli saham baru tersebut. Selaras dengan pelaksanaan private placement itu, pemegang saham akan alami dilusi kepemilikan maksimum 9,09 persen akibat obligasi wajib konversi III, dan waran seri III belum dilaksanakan.


Dampak pelaksanaan private placement itu, antara lain penambahan modal ditempatkan dan modal disetor penuh perseroan melalui penerbitan saham-saham baru akan meningkatkan posisi ekuitas perseroan. Selain itu, rasio-rasio keuangan penting, terutama utang, dan ekuitas akan menjadi lebih baik. (*)



Author: J S