Pekan Ini ke China, Luhut akan Nego Bunga Utang Kereta Cepat Jakarta Bandung dengan CDB
:
0
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan akan Nego Bunga Utang Kereta Cepat Jakarta Bandung dengan CDB. dok. Kumparan.
EmitenNews.com - Bunga utang pendanaan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) memberatkan. Karena itu, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan akan terbang ke China. Menko LBP akan bernegosiasi soal bunga pinjaman dengan China Development Bank (CDB), terkait pendanaan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung. Indonesia minta bunganya jadi 2 persen saja.
Kepada pers, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/4/2023), Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, Luhut berangkt bersama Direktur Utama (Dirut) KAI dan Dirut KCIC. Misinya, jelas, menegosiasikan agar bunga utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung hanya sebesar 2 persen.
“Minggu ini tim Pak Luhut, Dirut KAI, Dirut KCIC ke China untuk negosiasi final mengenai pricing, belum selesai, interest suku bunga. Kita lagi nawar 2 persen, tapi belum tahu dapatnya berapa," ungkapnya.
Indonesia membutuhkan USD550 juta, atau setara Rp8,3 triliun (asumsi kurs Rp15.000 per dollar AS) untuk menambal pembengkakan biaya Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Anggaran proyek kereta modern tersebut bengkak menjadi Rp18,2 triliun.
“Porsi yang kita butuhkan sekitar USD550 juta, pinjamannya sedang kita ajukan ke China Development Bank (CDB)," kata Kartika Wirjoatmodjo.
Related News
Sama Dengan Indonesia, PMI Manufaktur Thailand Juga 'Letoy'
BI: Kenaikan Surplus Neraca Perdagangan Topang Ekonomi Eksternal
Rantai Pasok Global Terganggu, PMI Manufaktur Indonesia April Melemah
Eskalasi Timur Tengah Bawa Dolar Kembali Berfluktuasi
Rupiah Makin Loyo, Hampir Sentuh Rp17.400
Tanggapi Presiden, Bagi UMKM Kemudahan Akses Pembiayaan Lebih Utama





