Pelototi Defisit APBN, Investor Tahan Diri
:
0
Suasana main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup anjlok 1,61 persen menjadi 7.022. Kekhawatiran akan dampak kenaikan harga minyak mentah terhadap inflasi, potensi defisit APBN melebar, depresiasi rupiah berlanjut, dan potensi perlambatan ekonomi domestik, menjadi faktor negatif mempengaruhi pergerakan indeks.
Selain itu, menjelang libur panjang membuat investor cenderung bersikap hati-hati. Rupiah ditutup terkoreksi pada level Rp16.997 per dolar Amerika Serikat (USD). Mayoritas indeks bursa Asia bergerak di zona merah. Presiden AS Donald Trump mengatakan rencana perjalanan ke Tiongkok akhir bulan dapat ditunda.
Pasalnya, AS berupaya menekan Tiongkok untuk membantu membuka kembali Selat Hormuz. Presiden Prabowo kembali menegaskan komitmen terhadap disiplin fiskal, dengan menyatakan prinsip utama dalam pemerintahan memastikan bangsa Indonesia hidup sesuai dengan kemampuan.
Prabowo menekankan opsi melonggarkan defisit APBN pilihan terakhir. Prabowo hanya akan mempertimbangkan untuk melebarkan batas defisit APBN maksimal 3 persen dari product domestic bruto (PDB) jika Indonesia menghadapi situasi darurat luar biasa. Investor menanti Rapat dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI).
Ya, BI diperkirakan mempertahankan BI Rate pada level 4,75 persen. Pertumbuhan kredit perbankan Februari 2026 diperkirakan meningkat 10,1 persen dari Januari 2026 di level 9,96 persen. Menjelang libur panjang, investor akan cenderung menahan diri di tengah ketidakpastian masih tinggi.
So, indeks sepanjang perdagangan hari ini, Selasa, 17 Maret 2026 diperkirakan bergerak pada kisaran 6.900-7.150. Berdasar data itu, Phintraco Sekuritas menjagokan saham Charoen (CPIN), Surya Citra (SCMA), Mayora Indah (MYOR), Medco Energi (MEDC), dan Essa Industries (ESSA) sebagai jujukan koleksi. (*)
Related News
IHSG Siang (20/8) Terbang 1,47 Persen, Hampir Seluruh Sektor Menghijau
Efek IJEPA: Kuota Bebas Bea Nanas Naik, Saham Agro Siap Mejit
IHSG Meluncur Naik 1 Persen ke Level 6.458, Saham Emas Kompak Ngegas!
Mobil Listrik Bermasalah, Kemendag Panggil BYD Indonesia
Transformasi SDM Topang Kinerja, BTN Borong Empat Penghargaan ini
88 Persen Geotermal Mangkrak, Pemerintah Evaluasi Izin





