EmitenNews.com - IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan ambles pada penutupan Jumat lalu ke 5.594 atau turun 245,019 poin setara 4,20 persen. Level ini menjadi yang terendah sejak kirisi era pandemi covid-19, melewati rekor sebelumnya pada 19 Mei 2021 di 5.760,58.

Tercatat sebanyak 626 saham melemah, 108 saham menguat, dan 81 saham lainnya stagnan. Aktivitas perdagangan tetap berlangsung ramai dengan volume transaksi mencapai 27,4 miliar saham, frekuensi 2,19 juta kali dengan nilai transaksi sebesar Rp31,46 triliun.

Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan secara mingguan (weekly), IHSG terkoreksi 8,69% dan disertai dengan adanya peningkatan tekanan jual. Posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [v] dari wave 5. 

“Hal ini berarti, IHSG masih rawan melanjutkan downtrendnya ke rentang 5,395-5,412 sekaligus untuk menutup area gap yang terbentuk dan MA200 secara monthly,” tulisnya dalam riset harian MNC Sekuritas, Senin (8/6/2026).

Herditya juga menyebut IHSG akan bergerak di support area kisaran 5.517 dan 5.381, sedangkan resistance area di kisaran 5.941 dan 6.588.

Sementara itu, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas M Nafan Aji Gusta menilai sejumlah sentimen domestik masih membayangi pergerakan indeks. Di antaranya, para pelaku pasar masih mencermati beberapa rumor dan ketidakpastian kebijakan pemerintah, termasuk kekhawatiran revisi UU P2SK yang sudah disahkan.

“Pasar khawatir revisi UU P2SK yang diniliai berpotensi mengganggu independensi lembaga keuangan,” ujar Nafan.

Di sisi lain realisasi defisit APBN hingga Mei 2026 tercatat Rp180,4 triliun atau 0,7 persen dari PDB menyebabkan terjadinya capital outflow.

“Para pelaku pasar juga mencerna data cadangan devisa per Mei 2026 yang dijadwalkan rilis pada Senin ini sangat krusial bagi Bank Indonesia dalam melakukan intervensi guna menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah yang belakangan ini bertengger di atas Rp18000 per USD,” tutur Nafan.

Untuk perdagangan hari ini, melalui risetnya ia memperkirakah indeks akan berada di support area kisaran 5.491 dan 5.390, sedangkan resistance area di 5.733 dan 5.839.