Pemerintah Injeksi Rp7,5 Triliun, Garuda (GIAA) Bakal Right Issue dalam 2 Tahap
:
0
EmitenNews.com — Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia (GIAA) berencana melakukan rights issue dalam 2 tahap tahun ini untuk memperkuat modal, demikian Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan dalam rapat dengan DPR, Selasa (7/6).
Menurut Kartika, setelah Garuda dan para kreditur mencapai kesepakatan tentang restrukturisasi utang senilai USD9,8 miliar, pemerintah akan menyuntikkan Rp7,5 triliun rupiah melalui rights issue pertama.
Rights issue kedua, tambah Kartika, akan dilakukan pada awal kuartal keempat tahun ini untuk memungkinkan investor strategis membeli saham GIAA. Menurut dia pemerintah berencana mempertahankan kepemilikan 51 persen saham di maskapai itu setelah rights issue dilakukan.
Garuda dijadwalkan untuk mempresentasikan rencana final restrukturisasi utang pada 9 Juni sebelum kreditur memberikan suara pada proposal itu pada pekan berikutnya.
Sebelumnya, Garuda Indonesia Tbk (GIAA) optimistis putusan perpanjangan terakhir Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang ( PKPU ), hingga tanggal 20 Juni 2022 mendatang. Putusan ini secara resmi telah ditetapkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta pada Jumat (20/5).
Related News
Masuknya Djarum & Tren 5G Menyengat Reli Saham BACH, Ini Kata Pengamat
Emiten Harry Tanoe (BHIT) Melesu, Laba Bersih Anjlok 52 Persen
Ditopang Produksi Panas Bumi, Pertumbuhan PGE (PGEO) Meningkat
ASLC Bidik Penjualan di Caroline Tembus Rp1T, Digitalisasi Jadi Kunci
Pendapatan Naik, PYFA Pangkas Rugi Hingga 99,4 Persen Per Juni 2026
TPIA Jelaskan Penurunan Laba, H1-2025 Didorong Keuntungan Sekali Saja





