EmitenNews.com - Perkuat pembiayaan APBN 2026, pemerintah akan menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada Selasa (28/7/2026). Lelang dengan target indikatif lelang Rp10 triliun, oleh Kementerian Keuangan itu, guna memenuhi sebagian target pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Dalam keterangan resmi Direktorat Jenderal  Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Kementerian Keuangan menetapkan target indikatif lelang sebesar Rp10 triliun.

Namun, pemerintah memiliki kewenangan untuk menyerap penawaran hingga maksimal 200% dari target tersebut, menyesuaikan kebutuhan pembiayaan negara dan kondisi pasar.

Rilis pers Kemenkeu itu menyebutkn, pada lelang kali ini, pemerintah menawarkan delapan seri SBSN yang terdiri atas tiga seri Surat Perbendaharaan Negara Syariah (SPN-S) dan lima seri Project Based Sukuk (PBS).

Ingat. Tiga seri SPN-S yang dilelang yakni SPNS08092026, SPNS03022027, dan SPNS12042027 dengan imbal hasil berupa diskonto untuk tenor jangka pendek.

Seri PBS yang ditawarkan meliputi:

PBS030 bertenor hingga 2028, kupon 5,875%

PBS040 jatuh tempo 2030, kupon 5%

PBS034 jatuh tempo 2039, kupon 6,5%

PBS005 jatuh tempo 2043, kupon 6,75%