EmitenNews.com - Hingga pertengahan tahun ini, PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) meraih pendapatan Rp459,38 miliar naik dari Rp444,23 miliar di periode sama tahun sebelumnya. Sayangnya, laba usaha emiten layanan kesehatan mata terintegrasi itu, turun menjadi Rp49,85 miliar. Penurunan terjadi karena kenaikan beban pemasaran, beban umum dan administrasi.

Laporan keuangan perseroan Senin (31/8/2026) menyebutkan, beban pokok pendapatan naik menjadi Rp177,54 miliar dari Rp167,21 miliar dan laba bruto naik menjadi Rp281,84 miliar dari laba bruto Rp277,01 miliar.

Laba Usaha Turun Jadi Rp49,85 Miliar dari Rp58,90 Miliar  

Sayangnya, laba usaha turun menjadi Rp49,85 miliar dari laba usaha Rp58,90 miliar. Terutama karena kenaikan beban pemasaran jadi Rp9,50 miliar dari Rp6,82 miliar dan beban umum dan administrasi menjadi Rp218,25 miliar dari Rp205,92 miliar.

Laba sebelum pajak penghasilan turun menjadi Rp34,56 miliar dari laba sebelum pajak Rp47,58 miliar. Laba periode berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk turun menjadi Rp18,86 miliar dari Rp30,31 miliar tahun sebelumnya.

Kemudian, total liabilitas naik menjadi Rp828,23 miliar hingga 30 Juni 2026 dari Rp640,33 miliar hingga 31 Desember 2025. 

Untuk total aset mencapai Rp1,53 triliun hingga 30 Juni 2026 naik dari Rp1,45 triliun hingga 31 Desember 2025.

Sarana Meditama Metropolitan (SAME) Tambah Kepemilikan Saham JECK

Sementara itu, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. (SAME) selaku pemegang saham PT Nitrasarana Dharma Tbk. (JECX) telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada 11 Agustus 2026.

Manajemen JECX dalam keterangan tertulisnya, 12 Agustus 2026 menuturkan bahwa SAME telah membeli sebanyak 18.048.000 lembar saham di harga Rp1.281 per saham.