IDXINDUST

 0.31%

IDXINFRA

 -0.43%

MNC36

 -0.95%

IDXCYCLIC

 -0.40%

IDXSMC-LIQ

 -0.56%

IDXHEALTH

 -0.35%

IDXTRANS

 0.08%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 -0.88%

IDXQ30

 -0.77%

IDXFINANCE

 -0.51%

INFOBANK15

 -0.80%

I-GRADE

 -1.11%

COMPOSITE

 -0.69%

IDXTECHNO

 -1.87%

IDXV30

 -0.33%

ESGQKEHATI

 -0.99%

IDXNONCYC

 -0.61%

Investor33

 -0.84%

IDXSMC-COM

 -0.56%

IDXESGL

 -1.10%

IDXBASIC

 -0.96%

DBX

 -0.04%

IDX30

 -0.93%

IDXG30

 -0.76%

KOMPAS100

 -0.77%

ESGSKEHATI

 -0.90%

PEFINDO25

 -0.68%

MBX

 -0.81%

BISNIS-27

 -1.03%

ISSI

 -0.73%

IDXPROPERT

 -0.02%

LQ45

 -0.89%

IDXBUMN20

 -0.97%

IDXHIDIV20

 -0.71%

JII

 -0.96%

IDX80

 -0.81%

JII70

 -0.84%

SRI-KEHATI

 -0.85%

SMinfra18

 -0.59%

KISI
victoria sekuritas

Pengendali Borong Saham Armada Berjaya (JAYA) Miliaran Rupiah, Cek Detailnya

27/11/2021, 11:30 WIB

Pengendali Borong Saham Armada Berjaya (JAYA) Miliaran Rupiah, Cek Detailnya

EmitenNews.com - Darmawan Suryadi SM memborong saham Armada Berjaya Trans (JAYA) senilai Rp1,61 miliar. Itu setelah salah satu pengendali saham Armada Berjaya tersebut, membeli 12.776.600 atau 12,77 juta lembar.


Transaksi pembelian dilakukan dengan harga rata-rata Rp126 per lembar. Proses transaksi pembelian dilakukan antara 18,19, dan 22 November 2021. ”Transaksi bertujuan untuk investasi dengan status kepemilikan saham secara langsung,” tutur Jap Astrid Patricia, Komisaris Armada Berjaya Trans, kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (26/11).


Menyusul transaksi itu, kini Surya mengempit saham Armada Berjaya sebanyak 191,31 juta lembar atau setara 25,5 persen. Bertambah 1,69 persen dibanding sebelumnya dengan hanya 178,53 juta lembar atau setara 23,81 persen. 


Berikut ringkasan transaksi beli salah satu direksi perseroan tersebut. Pada 22 November 2021, Suryadi memborong saham 550 ribu lembar senilai Rp70,37 juta. Pembelian dilakukan dengan harga rata-rata Rp128 per lembar. 


Lalu, pada 19 November 2021, Suryadi membeli 8,15 juta lembar pada harga rata-rata Rp126 per lembar sejumlah 1,02 miliar. Kemudian, pada 18 November 2021, Suryadi kembali membeli 4,07 juta lembar senilai Rp514,71 miliar dengan harga rata-rata Rp126 per saham. (*)



Author: J S