Pengguna dan Merchant Meningkat, Transaksi QRIS Tumbuh 108,43 Persen
:
0
Volume transaksi melalui aplikasi mobile dan internet masing-masing tumbuh sebesar 15,92% (yoy) dan 22,95% (yoy), termasuk transaksi QRIS yang terus tumbuh tinggi mencapai 108,43% (yoy).
EmitenNews.com - Di tengah kondisi ekonomi dan nilai tukar rupiah yang cenderung melemah, ternyata transaksi ekonomi dan keuangan digital pada April 2026 masih mampu tumbuh lumayan tinggi.
Bank Indonesia (BI) mencatat volume transaksi pembayaran digital pada April 2026 mencapai 5,15 miliar transaksi atau tumbuh 42,86% (yoy). Tingginya pertumbuhan ini tak lepas dari perluasan akseptasi pembayaran digital, didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal.
"Volume transaksi melalui aplikasi mobile dan internet masing-masing tumbuh sebesar 15,92% (yoy) dan 22,95% (yoy), termasuk transaksi QRIS yang terus tumbuh tinggi mencapai 108,43% (yoy). Kinerja positif tersebut didukung oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant," demikian diungkapkan Gubernur BI Perry Warjiyo dalam siaran persnya.
Dari sisi infrastruktur, volume transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST mencapai 490 juta transaksi atau tumbuh 46,09% (yoy) dengan nilai transaksi mencapai Rp 1.219 triliun pada April 2026.
Sementara itu, volume transaksi nilai besar yang diproses melalui BI-RTGS tercatat sebanyak 0,91 juta transaksi atau tumbuh 25,72% (yoy), dengan nominal transaksi BI-RTGS tumbuh 14,55% (yoy) mencapai Rp 17.520 triliun pada April 2026.
Dari sisi pengelolaan uang Rupiah, Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) tumbuh 14,61% (yoy) menjadi Rp 1.301 triliun pada April 2026.(*)
Related News
Pemerintah Rilis Sukuk Wakaf SWR007 Imbalan Minimal 6,70%
IPO SWAP UGM Resmi Ditunda Karena Lapkeu?
IHSG Diramal Akan Pulih Kembali, Ini Prasyarat yang Harus Ditembus
Top Losers Sepekan, Sajikan TMPO hingga Emiten Grup Bakrie (VKTR)
Bank Jakarta Raih Corporate Secretary Champion 2026
Intip Top Gainers Sepekan, Ada FORU hingga SINI





