EmitenNews.com—Selama sembilan bulan pertama tahun ini, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) mencatatkan rugi bersih senilai USD2,7 juta atau menurun sebesar 83,03 persen dibanding periode yang sama di 2021 senilai USD15,91 juta.


Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasi di Jakarta, Senin (7/11), nilai penjualan yang dicatatkan PSAB per Kuartal III-2022 hanya senilai USD77,07 juta atau melorot 59,81 persen dibanding periode yang sama di 2021 sebesar Rp191,78 juta.


Namun selama sembilan bulan pertama di 2022, PSAB mampu menekan beban pokok penjualan menjadi USD47,57 juta atau jauh lebih rendah dibanding periode yang sama di 2021 sebesar USD113,81 juta. Sehingga, laba bruto per Kuartal III-2022 menjadi USD29,5 juta atau masih lebih rendah dibanding per Kuartal III-2021 yang sebesar USD77,97 juta.


Pada pos pendapatan lain-lain, PSAB mampu meraih USD19,26 juta per kuartal ketiga tahun ini atau melonjak 946,99 persen (year-on-year). Selain itu, perseroan juga bisa menekan beban bunga dan beban keuangan menjadi USD18,92 juta dari USD24,21 juta per Kuartal III-2021.


Adapun jumlah laba sebelum pajak penghasilan yang dicatatkan PSAB per Kuartal III-2022 sebesar USD4,59 juta atau lebih besar dibanding periode yang sama di 2021 senilai USD202,48 ribu.


Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) per 30 September 2022 yang sebesar USD2,01 juta, maka laba tahun berjalan menjadi USD2,58 juta. Kondisi ini jauh lebih baik dibanding per Kuartal III-2021 yang mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar USD5,08 juta.


Tetapi per Kuartal III-2022, PSAB mencatatkan rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk per Kuartal III-2022 USD2,7 juta. Karena, perseroan menyajikan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada kepentingan non-pengendali sebesar USD5,28 juta.


Per 30 September 2022, PSAB bisa menekan jumlah liabilitas menjadi USD404,3 juta dari USD442,11 juta pada 32 Desember 2021. Sedangkan, total ekuitas per akhir Kuartal III-2022 tercatat sebesar USD400,34 juta atau lebih besar dibanding per akhir Desember 2021 yang senilai USD398,74 juta.