EmitenNews.com - PT Nusa Palapa Gemilang Tbk. (NPGF) membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025 dengan mencatatkan pertumbuhan penjualan dan laba bersih yang signifikan. Di tengah dinamika industri pertanian dan perkebunan nasional, Perseroan berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus memperkuat fondasi bisnis untuk mendukung pengembangan usaha di masa mendatang.

Dalam keterangannya Kamis (11/6/2026),Direktur Utama NPGF, Ujang Suparman, menyampaikan bahwa capaian tahun 2025 merupakan hasil dari konsistensi Perseroan dalam memperluas jangkauan pasar, memperkuat jaringan distribusi, serta meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.

"Tahun 2025 menjadi periode penting bagi Perseroan untuk memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang. Kami terus memperluas penetrasi pasar, memperkuat hubungan dengan pelanggan, serta meningkatkan efektivitas operasional guna mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan," ujar Ujang Suparman.

Kinerja Tahun Buku 2025

Kinerja Utama 2025 2024 Pertumbuhan
Penjualan Rp255.799.669.734 Rp168.007.044.537 +34,4%
Laba Bruto Rp55.080.347.610 Rp41.685.625.902 +32,1%
Laba Usaha Rp10.612.257.635 Rp11.058.513.449 -4,04%
Laba Bersih Rp4.339.469.386 Rp2.985.290.469 +45,4%
EPS Rp1,34 Rp0,92 +45,7%

Sepanjang tahun 2025, NPGF mencatatkan penjualan sebesar Rp225,8 miliar atau meningkat 34,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut menunjukkan meningkatnya aktivitas usaha Perseroan serta semakin luasnya jangkauan pasar yang dilayani, baik pada sektor pertanian maupun perkebunan.

Sejalan dengan pertumbuhan penjualan, laba bruto meningkat 32,1% menjadi Rp55,08 miliar. Capaian ini mencerminkan kemampuan Perseroan dalam menjaga kualitas pendapatan dan mengelola aktivitas usaha secara efektif di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri.

Perseroan juga berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp4,34 miliar atau meningkat 45,4% dibandingkan tahun 2024. Pertumbuhan laba bersih yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan penjualan menunjukkan bahwa strategi pengelolaan usaha yang dijalankan Perseroan mampu menghasilkan peningkatan profitabilitas sekaligus memperkuat fundamental keuangan perusahaan.

Peningkatan laba bersih tersebut turut mendorong kenaikan Earnings Per Share (EPS) sebesar 45,7% menjadi Rp1,34 per saham dari Rp0,92 per saham pada tahun sebelumnya. Kenaikan EPS menunjukkan peningkatan kemampuan Perseroan dalam menciptakan nilai bagi pemegang saham melalui pertumbuhan laba yang berkelanjutan.

"Peningkatan laba bersih dan EPS menjadi indikator bahwa pertumbuhan yang dicapai Perseroan tidak hanya tercermin dari peningkatan skala usaha, tetapi juga dari
kemampuan menghasilkan nilai tambah yang lebih baik bagi para pemegang saham,"tambah Ujang Suparman.

Meskipun laba usaha tercatat sebesar Rp10,61 miliar atau sedikit lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, Perseroan tetap berhasil menjaga kinerja operasional secara keseluruhan dan membukukan pertumbuhan laba bersih yang solid. Hal tersebut menunjukkan ketahanan model bisnis Perseroan dalam menghadapi dinamika pasar sekaligus menjaga fokus pada pertumbuhan jangka panjang.