EmitenNews.com -Emiten cat milik crazy rich Surabaya Hermanto Tanoko, PT Avia Avian Tbk. (AVIA) mencatat laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 806,61 miliar pada semester I 2023, naik 3,93% secara tahunan (yoy).

 

Laba tersebut merupakan kontribusi dari kinerja perusahaan dalam meningkatkan pendapatan dan menekan beban pokok penjualan. Pendapatan neto AVIA Rp 3,50 triliun, naik 3,8% yoy, sedangkan beban pokok penjualan turun 3,52% yoy menjadi Rp 1,92 triliun.

 

Dengan demikian laba bruto tercatat sebesar Rp 1,58 triliun, naik 14,49% yoy. Pertumbuhan laba bruto ini mampu menahan kenaikan beban lainnya.

 

Sementara itu, aset AVIAtercatat sebesar Rp 11,17 triliun pada semester I-2023, naik 3,52% yoy.

 

Begitu pula dengan ekuitas yang tercatat naik menjadi Rp 9,82 triliun dari yang sebelumnya Rp 9,57 triliun pada semester I-2022.

 

Sebagai informasi, Avia Avian merupakan perusahaan cat dalam negeri terbesar kedua di Indonesia yang dimiliki oleh kakak beradik Wijono dan Hermanto Tanoko. Keluarga Tanoko menempati urutan ke-13 dalam jajaran orang terkaya di Indonesia menurut Forbes 2022.

 

"EBITDA juga mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 10,6% menjadi Rp 1 triliun dengan tingkat margin 28,9%," ujar Head of Investor Relations Avia Avians Andreas Timothy Hadikrisno kepada wartawan, Rabu (2/8/2023).

 

Pada semester pertama tahun ini, segmen solusi arsitektur maupun barang dagangan mencatat kinerja yang positif. Kinerja segmen solusi arsitektur ditopang oleh peningkatan penjualan pada kategori cat dinding, cat pelapis anti bocor, serta cat kayu dan besi.

 

Di sisi lain, kinerja segmen barang dagangan didukung oleh peningkatan penjualan pada kategori pipa PVC. Segmen solusi arsitektur berkontribusi sebesar 82,3% terhadap total penjualan, sedangkan kontribusi segmen barang dagangan adalah sebesar 17,7%.