EmitenNews.com - Pengendali, dan sejumlah pentolan melepas saham Suparma (SPMA). Itu dilakukan dengan melego 7.000.000 helai alias 7 juta lembar. Transaksi serentak telah dituntaskan pada Selasa, 19 September 2023. 


Penjualan dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp420 per lembar. Dengan skenario harga itu, para penjualan tersebut meraup dana taktis sekitar Rp2,94 miliar. Transaksi itu, melibatkan PT Sari Bumi Indopower sebagai pengendali, Welly sebagai pengendali, dan komisaris, sera Joseph Sulaiman sebagai direksi. 


Sari Bumi melego 3,5 juta lembar senilai Rp1,47 miliar. Dengan begitu, tabungan saham Sari Bumi mengerucut menjadi 560,56 juta helai alias 17,77 persen. Lalu, Welly melepas 3,46 juta lembar seharga Rp1,45 miliar. Tabungan saham Welly turun ke level 2,55 miliar helai alias 80,95 persen. 


Dan, terakhir Joseph Sulaiman melepas 35 ribu lembar. Dengan penjualan itu, timbunan saham Joseph tersisa 13,49 juta helai atau 0,428 persen. ”Mengalihkan ke pemegang saham publik agar memenuhi ketentuan jumlah saham Free Float Suparma sesuai poin V.1.1 pada Surat Keputusan Direksi Bursa Efek Indonesia No. Kep-00101/BEI/12-2021 Perihal Perubahan Peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat,” tulis Alberta Anggela, Corporate Secretary Suparma. (*)