Periode Akhir Harga Lawas, Serok atau Tunggu Stock Split DSSA?
:
0
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).
EmitenNews.com - Satu hari lagi, Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) resmi melaksanakan aksi korporasi pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:25.
Dengan ketentuan rasio itu, nilai nominal saham berubah dari Rp25 menjadi Rp1 per lembar. Dampaknya, jumlah saham ditempatkan dan disetor meningkat signifikan dari 7,70 miliar lembar menjadi 192,63 miliar lembar.
Direktur Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada mengatakan bagi investor yang tertarik dengan DSSA, dapat buy dengan harga baru stock split.
“Kira-kira di harga 12 ribuan, ya, dari harga saat ini di 63 ribuan,” kata Reza.
Paska stock split, lanjut Reza, pergerakan saham DSSA diharapkan dapat lebih likuid dengan potensi bertambahnya jumlah investor.
“Diharapkan setelah stock split pergerakan harga sahamnya (DSSA) bisa lebih likuid dan terjadi penambahan investor,” ujar Reza.
Adapun setelah pelaksanaan stock split, struktur permodalan perseroan mencatat modal dasar sebesar 600 miliar saham. Sementara itu, jumlah saham ditempatkan dan disetor tercatat sebanyak 192,63 miliar lembar, dengan sisa saham dalam portepel sebanyak 407,36 miliar lembar.
Berikut tanggal-tanggal penting sehubungan dilaksanakannya stock split DSSA:
8 April 2026 Akhir perdagangan dengan nilai nominal lama di pasar reguler dan pasar negosiasi
9 April 2026 Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar reguler dan pasar negosiasi
Related News
Ultimate Shareholder Guyur Bank Kasikorn (BMAS) Pinjaman USD341 Juta
Emiten Alat Berat (KOBX) Ekspansi ke Bisnis Solusi Intralogistik
BBCA, YUPI, dan BPII Tebar Dividen Interim, YUPI Beri Yield Tertinggi
Emiten Riset Kesehatan UGM (SWAP) IPO, Bidik Dana Rp45,22 Miliar
PTPP Raih Proyek Rp1,9T Revitalisasi Lanjutan Terminal Bandara Soetta
Ambisi Prajogo (TPIA) Merebut Bisnis Dealer Pengendali Astra (ASII)





