Perkuat Hubungan Intim, Ini Pesan Tegas Kondom Sutra
(Ki-ka): Cut Vellayati Head of Marketing DKT Indonesia, dr. Erika Indrajaya Clinical Training Manager DKT Indonesia, Retno Mayang Sari Head of HR & Administration DKT Indonesia, Dimosthenis Sakellaridis, President Director DKT Indonesia Ateng Ramdhani Setiawan, dan Head of Sales & Distribution DKT Indonesia Michael Suwito Group Brand Manager DKT Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Jujur aja, kalau lagi ‘pengen’, banyak laki-laki gampang bilang “Mau” ke apapun, asal hasratnya terlampiaskan. Di kehidupan nyata, terutama dalam hubungan dengan pasangan, kalimat seperti “tenang sayang, nanti aku keluarin di luar,” “kamu percaya aku kan?”, “cuma satu kali, nggak bakal hamil kok,” atau “kalau kenapa-kenapa aku tanggung jawab” masih sering dipakai buat meyakinkan pasangan untuk mau diajak berhubungan intim.
Tapi buat perempuan, bilang “Mau” itu nggak sesederhana itu, apalagi soal hubungan intim. Banyak perempuan ingin diperlakukan bukan sekadar sebagai pelampiasan, tapi sebagai pasangan yang dihargai, dihormati, dan dilindungi.
Dan disinilah Kondom Sutra hadir. Lewat kampanye terbaru, “Mau kalo pake kondom,” Kondom Sutra menyampaikan satu pesan simpel, jelas, dan tegas: Kalau nggak pakai kondom, ya nggak mau. Atau dengan kata lain: No Condom, No Sex. “Pesan kami sederhana: Nggak mau kalau nggak pakai kondom,” ujar Cut Vellayati, Head of Marketing DKT Indonesia.
“Kondom seharusnya bukan pilihan terakhir. Lewat kampanye ini, kami ingin kondom menjadi bagian dari momen intim, sesuatu yang normal dibicarakan, dan tidak bisa ditawar.” Dalam peluncuran kampanye ini, Komedian dan Public Figure Pandji Pragiwaksono juga ikut angkat bicara. “Laki-laki sering cari-cari alasan biar nggak pakai kondom,” katanya.
“Tapi kalau pasangannya tegas, kebanyakan akhirnya nurut. Soalnya, jujur aja, lebih baik pakai kondom daripada nggak dapat apa-apa sama sekali.” Dari sisi medis, kondom bukan cuma soal mencegah kehamilan. “Kondom satu-satunya alat kesehatan bisa mencegah HIV, IMS (Infeksi Menular Seksual), dan kehamilan tidak direncanakan,” jelas Dr. Erika, Clinical Training Manager DKT Indonesia.
“Kondom bukan sekadar alat kontrasepsi, tapi bentuk self-care dan perlindungan untuk kedua belah pihak.” Bagi Adella Wulandari, influencer kesehatan seksual, bersikap tegas, bentuk menghargai diri sendiri. “Aku bukan ribet, aku lebih menganggap diriku cerdas,” katanya. “Kalau dia benar-benar cinta sama aku, dia akan menghormati syaratku. Dan syaratku simpel: no condom, no sex.”
Lewat kampanye “Mau kalo pake kondom,” Kondom Sutra ingin menyampaikan bahwa perlindungan harus selalu diutamakan, dan itu tidak akan mengurangi keintiman, bahkan justru meningkatkan rasa percaya, dan cinta satu sama lain. Karena berarti pasangan menunjukkan bahwa dia pribadi bertanggung jawab. (*)
Related News
Periksa! Ini 10 Saham Top Losers dalam Sepekan
Cek! Berikut Deretan 10 Saham Top Gainers Pekan Ini
IHSG Melesat 3,49 Persen, Dana Asing Cabut Rp16,49 Triliun
Stok Bensin di Atas 25 Hari, BBM Aman Hingga Idulfitri
Mampu Tekan Tarif USD0,03/KWh, RI Belajar PLTS dari India
Pengusaha Sudah, Presiden Janji Beri Kelonggaran Kredit ke Nelayan





