EmitenNews.com - Personel Alih Daya alias Persada (PADA) memperpanjang fasilitas kredit Rp165 miliar. Pinjaman lunak tersebut mengalir deras dari Bank Central Asia (BBCA). Perpanjangan perjanjian pinjaman dari BCA tersebut telah dipatenkan pada 22 Januari 2026. 

Rincian perpanjangan pinjaman tersebut menjadi sebagai berikut. Yaitu, fasilitas time loan revolving-1 dengan limit kredit Rp60 miliar dengan bunga 8,75 persen per tahun, dan provisi 0,5 persen per tahun berakhir pada 25 Januari 2027. 

Lalu, fasilitas time loan revolving-2 dengan limit Rp80 miliar berdurasi 25 Januari 2027 dengan bunga 8,75 persen per tahun, dan provisi 0,5 persen per tahun. Kredit lokal dengan limit Rp10 miliar berakhir pada 25 Januari 2027 dengan bunga 9 persen per tahun, dan provisi 0,5 persen per tahun. 

Selanjutnya, kredit investasi dengan limit Rp5 miliar berjangka tiga tahun tanpa grace period sejak panafrikan pertama atau sesuai tanggal berakhirnya kontrak, dan availability period sampai dengan 25 Januari 2027 dengan bunga 8,75 persen per tahun, dan provisi 1 persen sekali tarik. 

Terakhir kredit time loan seasonal dengan limit kredit Rp10 miliar berakhir pada 25 Januari 2027 dengan bunga 8,75 persen per tahun, dan provisi 0,5 persen per tahun. ”Transaksi untuk menunjang kebutuhan modal kerja bidang jasa penyediaan tenaga kerja outsourcing,” tegas Cahyanul Uswah, Direktur Utama Persada. (*)