EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street kemarin kompak ditutup menguat. Itu seiring kembali masuknya investor ke sektor teknologi setelah ada kabar terbaru dari SpaceX dan Tesla. Saham SpaceX menguat signifikan hingga 7,79 persen usai Elon Musk mengatakan pendapatan kuartal II 2026 tubuh 161 persen.

Lebih lanjut dia menyatakan telah membentuk komite khusus untuk membahas kemungkinan merger antara SpaceX dan Tesla. Merespons rencana tersebut, saham Tesla juga ikut terkerek 3,41 persen. Di sisi lain, beberapa saham sektor teknologi lain juga turut membukukan kenaikan.

Di antaranya Advances Micro Devices melejit 3,36 persen, Nvidia surplus 2,54 persen, Micron Technology melesat 1,96 persen, dan Marvell Technology naik 1,81 persen. Penguatan indeks bursa Wall Street, harga beberapa komoditas, dan keputusan Bank Indonesia menahan suku bunga acuan diprediksi menjadi sentimen positif di pasar. 

Sementara itu, pernyataan terbaru dari presiden Prabowo  soal MSCI, dan masih berlangsungnya aksi jual investor asing berpeluang menjadi sentimen negatif pasar. So, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 5.185-5.040, dan resistance 5.470-5.615.

Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan saham Gudang Garam (GGRM), Ciputra (CTRA), Summarecon Agung (SMRA), PT Bukit Asam (PTBA), Perusahaan Gas Negara alias PGN (PGAS), dan AKR Corporindo (AKRA) sebagai jujukan koleksi. (*)