Pertamina International Shipping Jajaki Pasar Potensial Luar Negeri di 2022
:
0
EmitenNews.com - Untuk mengembangkan bisnis dan mewujudkan visi menjadi Asian Leading Integrated Marine Logistics Company, PT Pertamina International Shipping (PIS) menjajaki pasar luar negeri di 2022.
Untuk mewujudkan ambisi tersebut, PIS berencana mengimplementasikan strategi pengembangan usaha anorganik secara selektif dan prudent.
Beberapa tujuan dari pengembangan usaha secara anorganik ini antara lain adalah untuk mengakselerasi pengembangan bisnis baru, ekspansi pasar, dan peningkatan kapabilitas PIS.
"PIS terbuka untuk bekerja sama dengan beberapa perusahaan, baik di domestik, regional, maupun internasional, yang memiliki lini bisnis, pasar, atau kapabilitas yang berpotensi untuk disinergikan dengan bisnis PIS," kata Corporate Secretary PIS, Arief Sukmara, dalam siaran persnya di laman Pertamina.
PIS memiliki target menjadi Asian leading integrated marine logistics company dan memperoleh revenue sekitar USD4 miliar di tahun 2030.
Sebagai Asian leading marine logistics company , bisnis PIS tak hanya fokus ke sektor perkapalan yang menyediakan layanan angkutan saja, tetapi juga jasa terminal dan penyimpanan berstandar internasional. Cakupan muatan angkutan pun tak terbatas sektor bahan bakar energi seperti BBM dan crude, tapi juga untuk gas, petrokimia, dan kargo bulk/kontainer.
PIS juga menjajaki potensi kerja sama dengan mitra-mitra dan pemain global terpercaya. Di kawasan regional Asia, PIS menjajaki potensi kerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang berada di Singapura, Malaysia, Jepang, Korea, China dan negara lainnya.
Potensi yang dijajaki termasuk untuk kerja sama dalam hal terminal bahan bakar, terutama untuk kawasan yang menjadi hub market Asia Pasifik. Saat ini PIS Group melalui anak perusahaannya mengelola Integrated Fuel Terminal, di antaranya di Tanjung Uban dan Pulau Sambu yang langsung berhadapan dengan Singapura.
PIS juga menjajaki kerja sama dengan perusahaan yang berada di kawasan Timur Tengah, termasuk dengan Arab Saudi, UAE, Turki. Penjajakan dengan para pemangku kepentingan untuk mencari mitra tersebut juga sudah dilakukan.
Perusahaan meyakini dengan menggandeng mitra skala global, ke depannya PIS bisa menyiapkan terminal berstandar internasional dan mendatangkan pasar yang selama ini dilayani di Singapura dan Malaysia.
Related News
Dugaan Pengkaplingan Laut Batam, DPR Minta Perizinan Diusut Tuntas
Hijaukan Lhokseumawe, BSN Tebar Kebaikan via Lilawangsa Run 2026
Beroperasi 26 Agustus, LRT Kelapa Gading-Manggarai 28 Menit
Kejar Target 100 GW, PLTS Akan Digarap Sepanjang Jalan Tol
Jasa Marga Pacu Tol Jogja-Solo ke Akses Bantul
Temukan 950 Dapur MBG Tak Layak, BGN Ancam Tutup





