IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

ESGQKEHATI

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

ESGSKEHATI

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

KB Bukopin
victoria sekuritas

Petinggi, Serok Lagi Saham Bank BCA (BBCA) Harga Rp7.325-7.350 per Saham

23/06/2022, 13:20 WIB

Petinggi, Serok Lagi Saham Bank BCA (BBCA) Harga Rp7.325-7.350 per Saham

EmitenNews.com - Aksi turun gunung direksi Bank Central Asia (BBCA) masih belum terbendung. Bukan aksi blusukan untuk pencitraan. Jauh dari berisik, dan senyap. Kali ini Lianawaty Suwono selaku Direktur PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) telah mengakumulasi dengan melakukan pembelian saham BBCA sebanyak 90.600 lembar pada tanggal 15 Juni 2022.

 

Raymon Yonarto Corporate Secretary Bank BCA dalam keterangan resmi Rabu (23/6) menyampaikan bahwa Lianawaty Suwono telah membeli saham BBCA sebanyak 90.600 lembar  di harga Rp7.325-Rp7.350 per saham dan merogoh dana  sekitar Rp664,7 juta.

 

Sebelumnya, Lianawaty Suwono juga pernah membeli saham BBCA sebanyak 68.000 lembar saham di harga Rp7.350 per saham senilai Rp499,8 juta. pada tanggal 13 Mei 2022.

 

Pasca pembelian, maka kepemilikan saham Lianawaty Suwono di PT Bank Central Asia Tbk bertambah menjadi 1.729.108 lembar saham dibandingkan sebelumnya sebanyak 1.638.508.

 

Sebelumnya, dua direksi menambah porsi kepemilikan saham Bank BCA. Santoso, dan John Kosasih memborong 150 ribu lembar senilai Rp1,1 miliar. Transaksi dua pengurus teras bank swasta tersebut dilakukan pada harga Rp7.350 per lembar.

 

Transaksi dua dedengkot bank dengan citra mentereng itu dilakukan serentak pada 24 Mei 2022. Pertama, Santoso yang sudah berpengalaman menabung saham, memborong 100 ribu lembar senilai Rp735 juta.




Author: K M