Petrosea (PTRO) Kebut Proyek EPC Pakistan USD26,2 Juta
:
0
Tampak sejumlah kendaraan alat berat melintasi area pertambangan perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Petrosea (PTRO) bakal melakukan ekspansi ke Pakistan. Tindakan dilakukan bersama anak usaha perseroan yaitu Petrosea Solutions Pakistan (Private) Limited. Korporasi skala global itu, ditandai teken Limited Notice to Proceed atau perjanjian pelaksanaan awal dengan Reko Diq Mining Company (Private) Limited, perusahaan pertambangan berdomisili di Karachi (Pakistan) guna memberikan jasa layanan EPC (Engineering, Procurement & Construction).
Reko Diq merupakan salah satu proyek pertambangan emas, dan tembaga terbesar dunia berlokasi di Pakistan. Lingkup pekerjaan berdasar kontrak mencakup pembangunan fondasi beton untuk fasilitas dry plant, wet plant, dan infrastruktur non-proses, termasuk pelaksanaan detail earthworks.
Nilai kontrak berdasar perjanjian pelaksanaan awal diperkirakan mencapai USD26,2 juta atau sekitar Rp432 miliar, dengan jangka waktu penyelesaian proyek kurang lebih 10 bulan. “Penandatanganan perjanjian ini merepresentasikan ekspansi bisnis, pengembangan usaha lini bisnis jasa EPC, dan perluasan basis klien ke luar Indonesia guna memastikan pertumbuhan terdiversifkasi dan berkelanjutan,” ujar Michael, Presiden Direktur Petrosea.
Petrosea, sebagai perusahaan multidisiplin terkemuka dengan rekam jejak lebih dari lima dekade, menghadirkan layanan terpadu mencakup seluruh mata rantai dari hulu hingga hilir, mulai dari EPC, pertambangan, EPCI lepas pantai, hingga logistik untuk industri pertambangan serta minyak & gas di Asia Tenggara.
Melalui anak usaha terbaru, Hafar, perusahaan melaksanakan diversifikasi usaha, dan peningkatan kapabilitas terbaru dengan mengembangkan portofolio bisnis ke EPCI lepas pantai terpadu. (*)
Related News
Pendapatan Naik, PYFA Pangkas Rugi Hingga 99,4 Persen Per Juni 2026
TPIA Jelaskan Penurunan Laba, H1-2025 Didorong Keuntungan Sekali Saja
Sales Rp65T, Core Profit INDF Naik meski Laba Bersih Tertekan Kurs
Naik 6,8 Persen, Bank Neo (BBYB) Cetak Laba Bersih Rp294,85 Miliar
Terus Ciptakan Nilai Tambah, SBMA Perkuat Transformasi Keberlanjutan
Akselerasi Transformasi TLKM 30, Raih Pendapatan Konsolidasi Rp75,9T





