EmitenNews.com - Kementerian Pertanian RI melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) saat ini mendorong terbentuknya 320 ribu petani muda di perdesaan hingga 2025. Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) yakni Polbangtan Malang fasilitasi kreativitas generasi milenial berkarya dan berwirausaha di sektor pertanian melalui Ekosistem Kewirausahaan Pertanian. 

 

Diwadahi oleh Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Service (YESS), kolaborasi Kementan dengan International Fund of Agriculture Development (IFAD) bagi pengembangan regenerasi pada sektor pertanian. Program YESS mengusung sejumlah kegiatan seperti Pelatihan, PWMP, Permagangan, dan Pendampingan Usaha. 

 

Dalam keterangannya yang dikutip Jumat (2/2/2024), Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menegaskan berupaya membangun ekosistem baru di sektor pertanian agar anak-anak muda mempunyai ruang untuk meraih laba sehingga sektor pertanian menarik bagi generasi milenial. “Saya ingin agar anak-anak muda kita juga mau melirik pertanian sebagai sektor unggulan."

 

Kementan melalui Pendampingan dan Pengawalan terhadap Penerima Manfaat (PM) harapannya dapat memberikan stimulus kepada Petani Muda YESS agar dapat mengembangkan usahanya. Di antaranya dengan mendorong petani muda untuk mengolaborasikan usaha mereka dan bertransformasi menjadi Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S).

 

Hal ini sejalan dengan arahan Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi bahwa melalui P4S dapat dijadikan sebagai pusat pembelajaran bagi petani harus menghadirkan inovasi yang dibutuhkan pertanian. P4S menjadi andalan, harapan dan masa depan pembangunan pertanian. Keberadaan P4S diharapkan menjadi pembaharu perdesaan dalam upaya untuk meningkatkan ketersediaan pangan lokal melalui pemanfaatan teknologi smart farming dan petani milenial.