POLU Rugi Bengkak 900 Persen, Saham Meroket Signifikan
:
0
Pengurus Golden Flower pada suatu kesempatan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Golden Flower (POLU) sepanjang 2025 menanggung rugi Rp13,1 miliar. Tambah bengkak 900 persen dari episode sama tahun sebelumnya dengan tabulasi boncos Rp1,31 miliar. Dengan hasil itu, rugi per saham dasar makin curam menjadi Rp17,48 dari edisi tahun sebelumnya Rp1,76.
Pendapatan Rp156,48 miliar, melejit 15,46 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp135,52 miliar. Beban pokok pendapatan Rp136,12 miliar, mengalami pembengkakan dari edisi sama tahun 2024 senilai Rp125,17 miliar. Laba kotor Rp20,35 miliar, melonjak dari Rp10,34 miliar.
Beban penjualan Rp3,15 miliar, mengalami pembengkakan dari sebelumnya Rp2,44 miliar. Beban umum dan administrasi Rp34,17 miliar, bengkak signifikan dari akhir 2024 sebesar Rp13,84 miliar. Rugi usaha Rp16,98 miliar, mengalami pembengkakan dari episode sama tahun sebbelumnya senilai Rp5,93 miliar.
Beban keuangan Rp2,32 miliar, susut dari Rp2,36 miliar. Pendapatan keuangan Rp1,87 miliar, naik dari Rp1,08 miliar. Pendapatan lain-lain Rp2,26 miliar, mengalami penciutan dari Rp5,49 miliar. Penghasilan lain-lain Rp1,82 miliar, mengalami penyusutan dari Rp4,2 miliar. Rugi sebelum beban pajak penghasilan Rp15,16 miliar, bengkak dari Rp1,73 miliar.
Jumlah ekuitas terkumpul Rp111,68 miliar, susut dari Rp125,51 miliar. Defisit Rp77,89 miliar, bengkak dari akhir 2024 senilai Rp64,78 miliar. Total liabilitas Rp129,58 miliar, bengkak dari periode sama tahun sebelumnya Rp79,16 miliar. Jumlah aset Rp241,27 miliar, melejit dari Rp204,68 miliar.
Meski kinerja keuangan memburuk, gerak saham FOLU sangat impresif. Sepanjang perdagangan Senin, 20 April 2026, saham POLU melangit 3.475 poin alias 19,94 persen menjadi Rp20.900 per lembar. Hanya dalam tempo enam hari, saham POLU meroket 6.375 poin setara 43,89 persen dari edisi 14 April 2026 di level Rp14.525 per eksemplar. (*)
Related News
Suspensi Usai, BSA Logistics (WBSA) Lanjutkan Reli
WIKA Beton Kantongi Proyek Strategis OKI Rp104 Miliar
Investor Asing Borong Saham Komoditas-Telekomunikasi, Net Buy Rp380 M
FOLK Tuntaskan Akuisisi 99,96 Persen Saham TMI
Grup Djarum (IBST) Otw Go Private, Alasannya Kenapa?
UNTR Beber Jadwal Dividen Final Rp3,86 Triliun, Cair 18 Mei





