PPATK Ungkap 120 Ribu Rekening Nasabah Bank Diperjualbelikan di Medsos
:
0
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana. Dok. Inilah.
EmitenNews.com - Ini temuan baru Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. PPATK mencatat 120 ribu rekening nasabah diperjualbelikan di situs media sosial hingga e-commerce. Hal ini merupakan hasil temuan PPATK seusai melakukan analisis dan penghentian sementara 122 juta rekening dormant dari 105 bank.
"Di Facebook banyak sekali jual beli rekening. Banyak sekali. Sangat amat luar biasa, yang seperti ini. Ini yang semakin menyuburkan tindak pidana," kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana kepada wartawan, di kantornya, Jakarta, Rabu (6/8/2025).
Hasil analisis yang dilakukan terhadap sejumlah rekening dormant per Februari 2025 terdapat 1,5 juta rekening yang digunakan tindak pidana untuk periode 2020-2024.
Dari total rekening itu, sebanyak 150 ribu rekening dijadikan rekening nominee, dan 120 ribu rekeningnya sudah diperjualbelikan. Lalu, 20 ribu di antaranya juga sudah kena peretasan.
Sejak Februari 2025, PPATK melakukan analisis terkait rekening-rekening tersebut, dan mulai 16 Mei 2025 melakukan penghentian sementara transaksi dormant. Transaksi dormant ini biasanya berupa rekening yang aktivitasnya tak ada debit sama sekali dalam jangka waktu 1 tahun sampai dengan 5 tahun.
"Ini yang menyebabkan PPATK kemudian merasa harus lebih serius melindungi hak dan kepentingan nasabah, sehingga target kita menjadi ke rekening dormant," papar Ivan Yustiavandana. ***
Related News
OTT KPK, 17 Orang Terjaring Termasuk Presdir Summarecon Agung (SMRA)
Judol Terdeteksi di Kementerian PU, 81 Ribu Transaksi Nilainya Rp12M
Polda Sulsel Ungkap ada 17 Tersangka Penimbun 18.905 Liter BBM Subsidi
Hari Ke-7 Pencarian Rombongan Jurnalis, Operasi SAR Harap Diperpanjang
BULOG Gandeng Wilmar Perkuat Bisnis Beras Premium di Ritel Modern
MTQ Nasional XXXI Jateng Diproyeksi Gerakkan Ekonomi Rp1,2 Triliun





