PPRE Kantongi Kontrak Tambang Bauksit ANTM Rp870 Miliar
:
0
PP Presisi (PPRE)
EmitenNews.com - PT Presisi Tbk (PPRE) mendapatkan kontrak baru proyek pertambangan bauksit milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) senilai Rp870 miliar. Proyek itu berlokasi di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.
Kontrak tersebut dijalankan melalui skema kerja sama operasi (KSO) bersama PT PP (Persero) Tbk dan PT Lancarjaya Mandiri Abadi. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari sinergi antarperusahaan dalam upaya menggarap proyek pertambangan nasional.
Adapun ruang lingkup pekerjaannya mencakup jasa penambangan bauksit, pengangkutan material, hingga penyediaan dan pengoperasian fasilitas pengolahan (washing plant). Pada tahap awal pengerjaan atau first cut dijadwalkan akan dimulai pada awal triwulan II 2026.
Direktur Utama PT PP Presisi Tbk, Rizki Dianugrah, mengatakan perolehan kontrak tersebut mencerminkan kepercayaan terhadap kapabilitas operasional perseroan dalam mengelola proyek pertambangan.
“Proyek ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas portofolio jasa penambangan, termasuk ke komoditas bauksit,” ujar Rizki.
Menurut Rizki, ekspansi ke sektor bauksit pun sejalan dengan upaya diversifikasi usaha di luar komoditas nikel. Selain itu, kerja sama dengan ANTAM dinilai mampu memperkuat sinergi antarperusahaan BUMN.
"Proyek ini turut mendukung kebijakan hilirisasi mineral nasional sekaligus menjaga pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan. Dengan dukungan sumber daya dan peralatan yang dimiliki, perusahaan optimistis dapat memberikan kontribusi optimal dalam proyek tersebut," tutup Rizki.
Sayangnya, pada perdagangan sesi II Rabu (1/4) saham PPRE ditutup melemah 14,18 persen ke level Rp115. Bahkan, dalam lima hari terakhir, saham ini tercatat turun jauh sebesar 34,29 persen.
Related News
AUM Danamon (BDMN) Tumbuh 20% dan Dulang Dua Penghargaan Asia
DPR Sebut Presiden Usulkan Sarjito jadi Kepala Bursa Mineral Strategis
Japfa Comfeed (JPFA) Raih Penjualan Rp35,25 Triliun, Beban Pokok Naik
Rumor BYAN Dibeli Haji Isam Makin Panas, Jenny Quantero Buka Fakta Ini
PHE Minta Elnusa Ubah Susunan Pengurus, RUPS Digelar 9 September
Bursa Tutup, 5 dari 6 Saham Haji Isam Kompak Naik Mentok ARA!





