IDXINDUST

 0.14%

IDXINFRA

 0.13%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.32%

IDXSMC-LIQ

 0.70%

IDXHEALTH

 1.43%

IDXTRANS

 0.12%

IDXENERGY

 0.69%

IDXMESBUMN

 0.38%

IDXQ30

 0.28%

IDXFINANCE

 -0.25%

I-GRADE

 0.30%

INFOBANK15

 0.46%

COMPOSITE

 -0.22%

IDXTECHNO

 -2.63%

IDXV30

 0.72%

ESGQKEHATI

 0.02%

IDXNONCYC

 -0.13%

Investor33

 0.19%

IDXSMC-COM

 0.14%

IDXBASIC

 -0.19%

IDXESGL

 -0.12%

DBX

 -0.42%

IDX30

 -0.25%

IDXG30

 0.12%

ESGSKEHATI

 0.03%

IDXSHAGROW

 0.71%

KOMPAS100

 -0.22%

PEFINDO25

 0.01%

BISNIS-27

 0.23%

ISSI

 0.04%

MBX

 0.05%

IDXPROPERT

 0.15%

LQ45

 -0.21%

IDXBUMN20

 0.63%

IDXHIDIV20

 0.45%

JII

 0.18%

IDX80

 -0.22%

JII70

 0.17%

SRI-KEHATI

 0.20%

IDXLQ45LCL

 -0.33%

SMinfra18

 0.54%

KB Bukopin
Sinerco

Private Placement Tuntas, Hary Tanoe: BABP Siap Bersaing dengan Bank Digital Lain

07/02/2022, 09:30 WIB

Private Placement Tuntas, Hary Tanoe: BABP Siap Bersaing dengan Bank Digital Lain

EmitenNews.com - PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) telah melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement pada 31 Januari 2022. Perseroan menerbitkan sebanyak 1,96 miliar saham baru seri B dengan harga pelaksanaan Rp 165.


Dengan demikian, Bank MNC memperoleh dana sebesar Rp 324,99 miliar dari aksi korporasi tersebut. Saham BABP yang diterbitkan seluruhnya diambil oleh PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP).


"Dana yang diterima perseroan setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan, ekspansi kredit, dan mendukung pengembangan aplikasi Motion Banking," jelas manajemen Bank MNC dalam keterangan resmi.


Bank MNC telah berkomitmen untuk memenuhi modal inti minimum sebesar Rp 3 triliun pada tahun ini sesuai POJK 12/2020. Tahun lalu, BABP telah memenuhi ketentuan modal Rp 2 triliun. Pemenuhan modal inti tersebut dilakukan melalui rights issue , eksekusi waran 4 dan 5, serta setoran modal dari pemegang saham pengendali.


Sebelumnya, Executive Chairman Bank MNC Hary Tanoesoedibjo menjelaskan, non-HMETD dicadangkan sebagai tambahan kebutuhan modal, apabila strategi dalam menghimpun dana dan jumlah akun pemberian kredit secara digital berhasil. Perseroan berharap bisa masuk BUKU III atau bank dengan modal inti di atas Rp 5 triliun dengan melaksanakan private placement dan sebelumnya rights issue .


Dengan modal inti tersebut, perseroan berharap bisa mendukung pengembangan bank digital melalui Motion Banking dan bisa bersaing dengan bank digital lain. Hary optimistis bisa bersaing dengan bank digital lain karena Bank MNC memiliki ekosistem yang mendukung. "Motion Banking memiliki ekosistem MNC Media yang jumlah pelanggan TV-nya dalam satu bulan bisa meningkat 300 ribu," ungkap dia.


Sementara itu, apabila bank digital tidak memiliki ekosistem, menurut Hary, akan sulit bersaing dengan bank digital lain. Sebab tanpa basis nasabah yang kuat, maka akan sulit untuk pembukaan akun baru. Untuk menarik nasabah baru membutuhkan promosi yang biayanya tidak murah. "Di Bank MNC, user bank sudah siap, sarana promosi luar biasa, sehingga dari sisi awareness bisa bersaing dengan bank digital lain," ujarnya.


Author: Rizki