EmitenNews.com - Fitch Ratings telah menetapkan Emiten Default Rating (IDR) Jangka Panjang 'BBB-' untuk produsen tembaga dan emas yang berbasis di Indonesia PT Freeport Indonesia (PTFI). Outlooknya Stabil. Badan tersebut juga telah menetapkan peringkat 'BBB-' untuk surat utang senior tanpa jaminan dolar AS yang diusulkan PTFI.

 

Peringkat tersebut mencerminkan skala produksi dan cadangan PTFI yang besar, umur tambang yang panjang, posisi biaya yang solid, dan metrik keuangan yang kuat. Hal ini diimbangi dengan aset tunggalnya di Indonesia, yang menghadapkan PTFI pada risiko regulasi yang berlaku di negara tersebut.

 

Arus kas yang kuat, didukung oleh biaya rendah, harga komoditas yang tinggi, dan peningkatan output dari produksi bawah tanahnya, akan membantu PTFI untuk mempertahankan profil keuangan yang solid seiring dengan kemajuan proyek pembangunan smelternya. Arus kas bebas (FCF) akan berubah negatif dalam jangka menengah karena dividen dan belanja modal yang meningkat, karena PTFI akan mendanai proyek smelter dengan utang. Namun, kami mengharapkan PTFI untuk terus mengelola rencana dividennya untuk menghindari kerusakan profil leverage yang kuat.

 

Fitch menilai PTFI secara mandiri karena kami yakin perusahaan memiliki kekuatan kredit yang sama dengan pemegang sahamnya, Freeport-McMoRan Inc. (FCX, BBB-/Stabil), yang memiliki 48,76%. Kami percaya ada insentif strategis dan operasional yang tinggi bagi FCX untuk mendukung PTFI.

 

Wesel yang diusulkan dinilai sesuai dengan Rupiah karena merupakan kewajiban PTFI tanpa syarat, tanpa jaminan dan tidak terikat. Hasil bersih dari wesel yang diusulkan akan digunakan untuk membiayai proyek smelter dan untuk keperluan umum perusahaan.