EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street kemarin ditutup bervariasi mayoritas menguat. Itu seiring optimisme investor akan kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS), dan Iran. Optimisme itu, makin bertambah setelah presiden AS Donald Trump kembali menegaskan konflik dengan Iran akan segera berakhir, dan menyatakan Iran sangat ingin untuk mencapai kesepakatan. 

Sebelumnya, pada Selasa, 14 April 2026, gedung putih juga menyatakan negosiasi Washington dengan Teheran dalam diskusi meski belum ada jadwal resmi atau waktu pelaksanaan telah ditetapkan. Penguatan indeks bursa Wall Street seiring negosiasi makin intens diprediksi menjadi sentimen positif pasar. 

Sementara itu, koreksi harga beberapa komoditas, peluang berlanjutnya aksi ambil untuk saham konglo, dan aksi jual investor asing berpeluang menjadi katalis negatif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG). Dengan begitu, indeks diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah.

Sepanjang perdagangan hari ini, Kamis, 16 April 2026, indeks akan menyusuri kisaran support 7.525-7.430, dan resistance 7.725-7.820. Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menyarankan investor mengempit saham Adaro (AADI), Alamtri (ADRO), Merdeka (MDKA), Vale (INCO), Bukalapak (BUKA), dan Trimegah Persada (NCKL). (*)