Proyek Konservasi Laut, WIKA Beton Sebar 5.500 Terumbu CRU di Lombok
:
0
Potret sebanyak 5.500 Concrete Reef Unit (CRU) di perairan Gili Meno, Lombok Utara. Foto: WTON.
EmitenNews.com - PT Wijaya Karya Beton Tbk. (WTON) menempatkan sebanyak 5.500 Concrete Reef Unit (CRU) di perairan Gili Meno, Lombok Utara sejak Oktober 2025 sebagai bagian dari upaya konservasi terumbu karang dan perlindungan pesisir dari abrasi.
Sekretaris Perusahaan, WIKA Beton Yushadi dalam keterangannya Selasa (10/3/2026) mengatakan teknologi CRU dirancang tidak hanya untuk menjaga stabilitas pesisir tetapi juga mendukung pemulihan ekosistem laut di kawasan konservasi.
Concrete Reef Unit merupakan terumbu buatan berbahan beton pracetak berbentuk kubus berongga yang berfungsi sebagai habitat bagi biota laut sekaligus peredam gelombang. Seluruh unit tersebut diproduksi di fasilitas Pabrik Produksi Beton Pasuruan milik WIKA Beton serta Unit Operasi 3, sebelum didistribusikan melalui pelabuhan di Gresik menuju lokasi pemasangan di Gili Meno.
Program tersebut dilaksanakan bersama Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara I di bawah Kementerian Pekerjaan Umum sebagai bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perseroan, khususnya pada aspek perlindungan biodiversitas laut.
Setiap unit CRU memiliki bobot sekitar 1 ton dengan dimensi 100 x 100 x 100 sentimeter. Struktur berongga pada kubus beton tersebut dirancang guna memecah gelombang laut sehingga mampu menopang struktur dari abrasi dan gelombang besar.
“Concrete Reef Unit WIKA Beton dirancang untuk memperkaya keanekaragaman hayati laut sekaligus melindungi pesisir Gili Meno dari abrasi. Setelah lima bulan pemasangan, kami optimis CRU berkontribusi pada pemulihan terumbu karang sebagai salah satu wujud komitmen ESG WIKA Beton terhadap kawasan konservasi Indonesia,” ujar Yushadi.
Dikatakan Yushadi, perseroan menilai inisiatif tersebut ialah upaya investasi sosial perusahaan, sekaligus mendukung pelestarian ekosistem laut di Indonesia, yang mana memiliki salah satu kawasan terumbu karang terluas di dunia.
Related News
Pakai Jet Garuda Kembali Buka Penerbangan Komersial di Bandara Bandung
Timeline 3 Proyek Smelter Vale (INCO) Mundur, Ada Eksplor Tambang Baru
Santer Rumor! Saham BYAN ARA–Market Cap Salip Emiten Prajogo (BREN)
Top 3 Emiten Rumah Sakit Konglo, Juaranya SILO, MIKA, atau HEAL?
Top 10 Sell Foreign Sepekan, TPIA Milik Prajogo Paling Banyak Dilepas!
Top 10 Buy Foreign Sepekan, DSSA & Big Banks Banyak Diakumulasi Asing!





