Proyeksi IHSG Menguat, Perhatikan Sentimen Berikut
:
0
Potret Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto: EmitenNews
EmitenNews.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih melanjutkan tren positif pada perdagangan Rabu (22/7). Optimisme tersebut didukung sinyal teknikal yang kian menguat, seiring mulai masuknya arus dana asing ke pasar domestik.
Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta mengatakan, secara teknikal IHSG berhasil mempertahankan momentum penguatan dan beberapa kali menembus batas khususnya di atas MA60. Sebelumnya, indeks juga telah lebih dulu menembus MA20 yang menandai berlanjutnya reli penguatan.
“Secara teknikal, indikator Stochastics K_D dan Relative Strength Index (RSI) masih menunjukkan sinyal positif yang didukung peningkatan volume transaksi. Untuk perdagangan Rabu, sentimen terhadap IHSG masih cenderung positif," ujar Nafan dalam riset harian, Rabu (22/7).
Meski demikian, ia mengingatkan volatilitas pasar masih berpotensi dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik di Timur Tengah serta hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang dijadwalkan berlangsung hari ini.
Secara teknikal, Mirae Asset memproyeksikan support IHSG berada di level 6.261 dan 6.137, sedangkan resistance diperkirakan berada di 6.416 hingga 6.546.
Di sisi lain, Nafan menilai rotasi aliran modal (capital rotation) ke pasar Indonesia masih menjadi katalis positif bagi pergerakan indeks. Menurutnya, sejumlah investor global mulai melihat valuasi saham Indonesia semakin menarik setelah mengalami koreksi cukup dalam sepanjang tahun berjalan.
"IHSG telah menguat lebih dari 10% sepanjang Juli sehingga kembali menarik perhatian investor institusi global. Selain itu, arus dana asing mulai menunjukkan perbaikan, didukung ekspektasi konsensus bahwa Bank Indonesia akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) pada RDG hari ini guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah," jelasnya.
Mirae juga mencatat terdapat net foreign buy sebesar Rp360,21 miliar pada perdagangan sebelumnya. Meski demikian, secara year-to-date investor asing masih mencatatkan net foreign sell sebesar Rp90,88 triliun, sementara IHSG sendiri masih terkoreksi 26,68% sejak awal tahun.
Related News
Pendiri Galeri Seni Ingin Koleksi Saham AGAR
IHSG Terbang ke 6.340, Emiten Bakrie dan Prajogo Top Gainers LQ45
IHSG Tembus 6.319 Siang Ini, MLPT-AGAR Kompak Terbang Mentok ARA
Pabrik Jepara Tutup, Samwon Justru Ekspansi di Semarang
Reli 9 Hari Beruntun, IHSG Dibuka Terus Menguat dan Jajal Tembok 6.300
Resmi! PT Pos Indonesia Tunjuk Dirut Baru





