EmitenNews.com - PT Timah (Persero) Tbk mengumumkan Laporan Eksplorasi Triwulan III Tahun 2026 sebagai bentuk pemenuhan ketentuan Bursa Efek Indonesia pada Jumat (9/10). Kegiatan eksplorasi emiten berkode saham TINS tersebut berfokus pada komoditas timah dengan total biaya yang dikeluarkan mencapai Rp33.192.101.386.

Dalam laporan yang disampaikan Division Head of Corporate Secretary PT Timah, Ruddy Nursalam sebagaimana dirilis BEI, Senin (12/10) dirinci, total anggaran eksplorasi pada kuartal ketiga tahun ini terdiri atas biaya operasional sebesar Rp21.629.645.801 dan biaya investasi sebesar Rp11.562.455.585.

Kegiatan eksplorasi PT Timah di laut pada Triwulan III 2026 hanya meliputi kegiatan survei batimetri di Perairan Bangka, tanpa adanya kegiatan pengeboran eksplorasi maupun pandu pada periode ini.

Sementara itu, eksplorasi di darat meliputi pemetaan, survei geofisika ground magnetic dan geolistrik, serta pengeboran eksplorasi timah primer dan aluvial di Pulau Bangka dan Belitung dengan total meter bor sebanyak 11.666 meter.

Untuk kegiatan eksplorasi pada Triwulan IV 2026, perseroan merencanakan proses evaluasi serta melanjutkan kegiatan dari bulan sebelumnya. Pengeboran di laut direncanakan menggunakan satu Kapal Bor dan empat Ponton Bor yang dialokasikan di perairan Bangka dan Kundur.

Adapun eksplorasi darat pada kuartal keempat akan difokuskan pada pengeboran eksplorasi timah primer dan aluvial, pengeboran pandu primer dan aluvial di Pulau Bangka dan Pulau Belitung, survei geofisika ground magnetic dan geolistrik di daerah Belitung, serta survei topografi di Bangka dan Belitung.(*)