PTRO Pembeli Siaga, Harga Right Issue SINI Diskon 58,33 Persen
:
0
Sebuah alat berat tengah beraksi di area pertambangan perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Singaraja Putra (SINI) bersiap menerbitkan right issue Rp3,6 triliun. Itu dengan menawarkan 721,5 juta saham baru pada harga pelaksanaan Rp5 ribu. Pengeluaran saham baru setara 60 persen dari modal ditempatkan itu, dibalut dengan nilai nominal Rp100.
Penetapan harga itu, diskon 7.000 poin alias 58,33 persen dari harga penutupan saham SINI edisi 2 Juni 2026 di level Rp12 ribu per eksemplar. Penerbitan saham anyar itu, dijajakan dengan rasio 2:1. Nah, dengan skema tersebut, setiap pemegang 2 saham lama dengan nama tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) pada 10 Juli 2026 pukul 16.00 WIB berhak 3 HMETD. Di mana, setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 saham baru.
Berdasar surat pernyataan pada 2 Juni 2026, PT Autum Prima Indonesia (API) sebagai pemegang saham utama dengan jumlah kepemilikan 144,3 juta lembar atau mewakili 30 persen, Batubara Development Pte. Ltd. (BBD) kepemilikan 78.030.000 saham atau mewakili 15,49 persen, dan Hapsoro sebagai pemegang 43.290.000 saham atau mewakili 9 persen (para pemegang saham pengendali), akan melaksanakan sebagian HMETD paling sedikit 180 juta HMETD senilai Rp900 miliar.
Berdasar surat pernyataan Kreasi Jasa Persada (KJP), anak usaha Petrindo Jaya (CUAN) pada 2 Juni 2026 , KJP sebagai pemilik 94,94 juta saham mewakili 19,74 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh, akan mengalihkan seluruh HMETD sebanyak 142.410.000 HMETD senilai Rp712,05 miliar kepada Petrosea (PTRO). Berdasar surat pernyataan PTRO pada 2 Juni 2026, PTRO sebagai pemilik 1.212.000 saham mewakili 0,252 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh akan melaksanakan seluruh HMETD dengan porsi 1.818.000 HMETD.
PTRO lalu, menerima dan melaksanakan hasil pengalihan seluruh HMETD dari KJP maksimal 142.410.000 HMETD, sehingga seluruhnya 144.228.000 HMETD. PTRO akan melakukan pemesanan saham baru tambahan dan/atau bertindak sebagai pembeli siaga membeli sisa saham masih tersisa setelah penjatahan saham baru, sehingga jumlah pembelian saham baru tambahan, dan pembelian saham sebagai pembeli siaga maksimal Rp580,9 miliar. Apabila setelah pelaksanaan HMETD, alokasi pemesanan saham tambahan, dan penyetoran pembeli siaga sesuai komitmen, masih ada sisa saham, maka saham itu tidak akan diterbitkan dari portepel.
Dana hasil right issue setelah dikurangi biaya emisi sebesar Rp1,51 triliun akan digunakan untuk mengambil alih maksimal 507.380.875 saham PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) milik Petrosea (PTRO) setara 99,995 persen dari modal disetor, dan ditempatkan KMS. Lalu, sebesar Rp900 miliar untuk pembayaran lebih awal pokok utang perseroan kepada kreditur perseroan. Dan, sisanya akan digunakan untuk keperluan modal kerja perseroan dan/atau perusahaan anak.
Dengan demikian, jadwal right issue emiten asuhan Prajogo Pangestu, dan Hapsoro tersebut menjadi sebagai berikut. Cum right pasar tunai dan negosiasi pada 8 Juli 2026. Ex right pasar tunai dan negosiasi pada 9 Juli 2026. Cum right pasar tunai pada 10 Juli 2026. Ex right pasar tunai pada 13 Juli 2026.
Pencatatan recording date pada 10 Juli 2026. Distribusi pada 13 Juli 2026. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 14 Juli 2026. Periode perdagangan pada 14-20 Juli 2026. Tanggal terakhir pelaksanaan, dan pembayaran pada 20 Juli 2026. Distribusi pada 15-21 Juli 2026. (*)
Related News
Kinerja Kuartal I Solid, PYFA Ekspansi Kapasitas Produksi
MTLA Salurkan Dividen Tunai, Cum Date 8 Juni 2026
BLOG Bagi Dividen 49,12 Persen Laba, Yield 6,10 Persen
Proses Right Issue Berlanjut, CBRE Tunggu Lampu Hijau OJK
Merdeka Gold Resources Gali Tambang Emas Pani, Segini Potensinya
VICI Tebar Dividen Final Rp33,54 Miliar Setara Rp5 per Saham





