Public Expose 2024, Tugu Insurance Paparkan Kinerja Cemerlang
:
0
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk. (TUGU), atau Tugu Insurance menggelar Public Expose pada 4 Desember 2024. dok. ist.
EmitenNews.com - PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk. (TUGU), atau Tugu Insurance menggelar Public Expose pada 4 Desember 2024. Dalam acara itu TUGU memaparkan kinerja cemerlang serta beberapa pencapaian yang diraih Perusahaan. Hingga kuartal III tahun 2024, Tugu Insurance mencatatkan total premi bruto secara konsolidasian di September 2024 sebesar Rp6,8 triliun.
Artinya, terjadi peningkatan secara YoY 26% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Kontribusi utama dalam pencapaian ini didominasi oleh produksi dari Class of Business (CoB) Fire & Property, Engineering, dan Marine Hull
Dalam keterangannya Jumat (6/12/2024), Presiden Direktur Tugu Insurance, Tatang Nurhidayat menyatakan bahwa sebagai upaya Perusahaan dalam mewujudkan visi perusahaan untuk menjadi perusahaan asuransi umum nomor 1 di Indonesia, Tugu Insurance berfokus kepada 5 pilar strategi.
Hal itu tersusun dalam Tugu Insurance’s Strategy House, yang terdiri atas Growth of Business, Corporate Action by Reinvestment, Asset Transformation, People Transformation serta Process Transformation & Risk Management.
“Sejalan dengan strategi tersebut, dalam pengembangan bisnis, Tugu Insurance terus berupaya menyediakan layanan asuransi dan penetrasi pasar ke segmen yang lebih luas, serta melakukan inovasi produk dan jalur distribusi yang lebih efektif. Perusahaan juga terus membangun dan mengembangkan bisnis non-captive, serta melakukan ekspansi pada bisnis reasuransi,” jelas Tatang.
Hal tersebut tercermin pula pada pertumbuhan premi bruto yang diraih Perusahaan di tahun 2024 ini. Dari sisi kinerja keuangan, di tahun 2024 ini Tugu Insurance telah melakukan upaya pengembangan bisnis di segmen non-captive khususnya untuk bisnis BUMN yang mencatatkan premi bruto sebesar Rp1,3 triliun atau meningkat sebesar 107% secara year-on-year di September 2024.
Sedangkan untuk premi bruto non-captive bisnis lainnya tercatat sebesar Rp 4,1 triliun atau meningkat sebesar 15% secara year-on-year.
Untuk captive bisnis Pertamina Group, premi bruto tercatat sebesar Rp1,4 triliun atau adanya peningkatan 15% secara year-on-year pada September 2024. Dengan perolehan premi bruto tersebut, secara total premi bruto yang dimiliki Perusahaan hingga September 2024 tercatat sebesar Rp6,8 triliun atau meningkat 26% dari periode yang sama tahun sebelumnya.
Posisi keuangan Perusahaan juga masih kuat seiring dengan meningkatnya premi bruto tersebut. Di sisi lain, pendapatan premi neto juga mengalami peningkatan sebesar 20% dari Rp 2,3 triliun di September 2023 menjadi Rp 2,8 triliun di September 2024.
Total pendapatan tercatat sebesar Rp 1,6 triliun di September 2024, atau meningkat 23% secara year-on-year. Peningkatan ini terutama didorong oleh peningkatan underwriting result dari Rp 520 miliar di September 2023, menjadi Rp 725 miliar di September 2024, dan peningkatan pada pendapatan operasional lainnya dari Rp 347 miliar menjadi Rp 420 miliar di September 2024.
Related News
Fitch Sematkan Outlook Negatif untuk BNI (BBNI)
Saham WIFI Resmi Masuk Indeks LQ45 ,IDX 80 dan SMinfra18
EMAS Absen Dividen, Fokus Benahi Manajemen dan Kejar IPO Global
ARGO Bangun Gudang J&T Rp120M, Kantongi Kontrak Jumbo 10 Tahun
Merah Total! IHSG Anjlok 3 Persen Lebih di Akhir Pekan
Akuisisi Jumbo! Investor Hong Kong Bidik Kendali Puri Sentul (KDTN)





