EmitenNews.com - Belakangan ini, sejumlah perusahaan rintisan berbasis teknologi mulai melirik alsi korporasi berupa penawaran umum saham perdana atawa initial public offering (IPO). Fintech pembayaran, LinkAja pun tak menampik memiliki rencana untuk go public.


“Dari fundamental bisnis yang baik, tentu kami akan menuju ke sana,” ujar Direktur Marketing LinkAja Wibawa Prasetyawan dalam media brifing, Kamis (16/12).


Hanya saja, Iwan tak menyebutkan secara pasti kapan perusahaan akan merealisasikan hal tersebut. Menurut dia, saat ini LinkAja tengah fokus memperbaiki layanan dan memperbaiki fundamental bisnis yang ada.


Hingga saat ini LinkAja mengklaim jumlah pengguna LinkAja yang terdaftar sudah sekitar 80 juta pengguna dengan pertumbuhan nilai transaksi bruto sebanyak 13 kali lipat dari Maret 2019. Sementara itu, LinkAja juga sudah bisa digunakan di 476 kota yang ada di Indonesia.


“2,3 juta merchant terdaftar yang selalu kami dampingi dan 1,3 juta titik dimana orang bisa menyetor atau mengambil saldo LinkAja,” pungkasnya.