EmitenNews.com - Founder sekaligus Presiden Komisaris PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), Edwin Soeryadjaya, kembali memborong saham perseroan. Sepanjang September 2026, Edwin tercatat terus menambah kepemilikannya, dengan total akumulasi pembelian mencapai 9,877 juta saham hingga 23 September 2026.

Terbaru, pada 22-23 September 2026, Edwin membeli saham SRTG untuk tujuan investasi masing-masing sebanyak 330.000 saham dan 454.100 saham. Transaksi tersebut dilakukan pada harga Rp1.779 dan Rp1.791 per saham.

Setelah dua transaksi tersebut, Edwin kini menggenggam sekitar 4,877 miliar saham SRTG atau setara 35,956% hak suara.

Jika dibandingkan dengan kepemilikan Edwin pada akhir Agustus 2026 yang mencapai 4,867 miliar saham, jumlah tersebut menunjukkan tambahan kepemilikan sekitar 9,877 juta saham sepanjang bulan ini hingga 23 September 2026.

Sebelumnya, pada 18-21 September 2026, Edwin juga tercatat membeli 340.000 saham SRTG pada harga Rp1.782 per saham pada 18 September. Kemudian pada hari perdagangan berikutnya, Edwin kembali membeli 490.000 saham di harga Rp1.805 per saham.

Aksi pembelian saham oleh Edwin dilakukan hampir sepanjang September 2026, dengan 1 September menjadi satu-satunya tanggal pada bulan tersebut yang tidak mencatat transaksi pembelian berdasarkan data yang disampaikan.

Edwin Soeryadjaya merupakan putra kedua mendiang William Soeryadjaya, pendiri PT Astra International Tbk (ASII), dan merupakan ultimate beneficial owner (UBO) sekaligus pemegang saham pengendali SRTG.

Berikut rangkuman transaksi beli Edwin di sepanjang September ini:

2 September: 840.000 saham, harga 1.823
3 September: 1.410.000 saham, harga 1.802
4 September: 600.000 saham, harga 1.806
7 September: 380.000 saham, harga 1.805
8 September: 1.015.800 saham, harga 1.822
9 September: 480.000,00 saham, harga 1.845
10 September: 560.000 saham, harga 1.829
11 September: 458.100 saham, harga 1.798
14 September: 1.019.600 saham, harga 1.784
15 September: 260.000 saham, harga 1.789
16 September: 900.000 saham, harga 1.771
17 September: 340.000 saham, harga 1.771
18 September: 340.000 saham, harga 1.782
21 September: 490.000 saham, harga 1.805
22 September: 330.000 saham, harga 1.779
23 September: 454.100 saham, harga 1.791