RAJA Resmi Stock Split di Harga Baru, Sahamnya Tiarap di Zona Merah
:
0
Blok Kasuri Papua Barat menjadi garapan emiten besutan Happy Hapsoro. Foto: RAJA.
EmitenNews.com - Emiten Happy Hapsoro, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) resmi memulai perdagangan nominal saham baru pada hari ini, Kamis (16/7/2026). Hal ini sesuai dengan jadwal aksi stock split dengan rasio 1:5 setelah mendapat restu RUPS pada 23 Juni lalu.
Seiring dengan dimulainya perdagangan saham di harga baru, saham RAJA justru terpantau bergerak di zona merah seiring aksi ambil untung investor.
Jika mengacu pada harga teoritis yang ditetapkan Bursa Efek Indonesia (BEI), saham RAJA diperdagangankan dengan harga acuan Rp920 per helainya. Akan tetapi, berdasarkan data RTI sepanjang perdagangan intraday, RAJA terkoreksi 3,80 persen ke level Rp885.
RAJA sempat dibuka di level Rp915, kemudian menyentuh level tertinggi harian di Rp935 sebelum akhirnya kembali tiarap di level Rp880.
Aktivitas perdagangan RAJA terpantau cukup tinggi pada hari pertama pasca-stock split. Volume transaksi mencapai 161,86 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp145,65 miliar.
Seiring pelaksanaan stock split tersebut, Bursa Efek Indonesia (BEI) juga melakukan penyesuaian mekanisme perdagangan.
Dalam Pengumuman Bursa Nomor Peng-00131/BEI.POP/07-2026 tertanggal 15 Juli 2026, BEI menyatakan perdagangan saham RAJA beserta efek lain yang menggunakan saham RAJA sebagai underlying ditiadakan sementara di Pasar Tunai pada 16-17 Juli 2026.
Sementara itu, perdagangan saham RAJA dengan nilai nominal baru telah dimulai sejak 16 Juli 2026 di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi. Adapun perdagangan di Pasar Tunai akan kembali dibuka pada 20 Juli 2026.
Related News
Asing Net Buy Rp1,01 Triliun di Sesi I (16/7) Incar BMRI, BBCA, & TINS
WIFI Raih Penghargaan Dunia Berkat Internet Wi-Fi 7 2 Gbps Rp250 Ribu
Terkait Rumor Dual-Listing AMMN di Hong Kong, Presdir Bilang Begini
Tambah Portofolio, ERAL Kantongi Hak Distribusi Levi’s
Giliran Sosok Ini Beli Saham OMED lewat Program MESOP
TBIG Makin Agresif, Pacu Ekspansi Bisnis Network Access Point





