EmitenNews.Com - Pagi ini indek bursa Asia di buka melemah mengikuti pelemahan indek bursa Wall Street saat pelaku pasar cemas dengan penurunan harga minyak mentah sebesar 7% dan kembali naiknya yield UST 10 tahun ke 1,75%.


Sementara dari dalam negeri, secara teknikal kami perkirakan IHSG bergerak mixed pada kisaran 6269 – 6394 dengan pertimbangan : indikator MACD (mendatar), SO (mendatar/63), ST Mov Avg (Consol / Consol) dan  Penguatan indek kemarin  di ikuti dengan peningkatan volume, ungkap Indra Tedja Kusuma Analis Sucor Sekuritas, Jumat (19/3).


Adapun saham-saham yang direkomendasikan oleh analis Sucor Sekuritas itu untuk perdagangan akhir pekan adalah ARTO , ADRO, AGII, SOCI, BBTN dan IMAS. 


ARTO Spekulasi Buy dengan support di 10450 cutloss jika break di bawah 10325 . Jika tidak break di bawah 10500, potensi naik ke  10800-11000 short term. 


ADRO Spekulasi Buy dengan support di 1235 , cutloss jika break di bawah 1210, jika tidak break di bawah 1250, potensi naik ke 1300-1350 short term. 


AGII dengan support di 1350 cutloss jika break di bawah 1320. Jika tidak break di bawah 1365 potensi naik ke 1450-1500 short term. 


SOCI Buy On Weekness  dengan support di 216, cutloss jika break di bawah 210, Jika tidak break di bawah 220,  potensi naik ke 234 - 242 short term. 


BBTN Spekulasi Buy dengan support di 1890, cutloss jika break di bawah 1870. Jika tidak break di bawah 1910 potensi naik ke short 1960 - 2010 Short term. 


IMAS Buy On Weekness dengan support 1190 cutloss jika break di bawah 1775. Jika tidak break di bawah 1210 potensi naik 1260 - 1320  short term. 


Indra menambahkan, BI mencermati kecenderungan perekonomian global berpotensi tumbuh lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya kendati belum seimbang di tiap negara. Hal ini berpotensi memunculkan ketidakpastian pasar keuangan global. Selain itu, hal ini juga berpotensi menahan aliran modal asing ke sebagian besar negara berkembang dan menekan nilai tukar, termasuk Indonesia. Pada 2021, IMF memperkirakan ekonomi Amerika Serikat tumbuh 5.1%, China 8.1%, India 11.5%, dan negara Eropa rata-rata 4.2%.


Kemarin IHSG bergerak menguat kembali di atas angka 6300 dan di tutup plus 71 poin atau 1,125%  pada 6348,  di pimpin oleh saham sektor aneka industri, infrastruktur, industri dasar, keuangan. Manufaktur, tambang di tengah - tengah penguatan indek bursa global, sambutan positif pelaku pasar atas komentar ketua FED Powell bahwa suku bunga akan tetap dekati 0% hingga tahun 2023, penguatan harga komoditas dan setelah BI tetap mempertahankan suku bunga acuan di 3,5%.


Kemarin indek bursa Eropa STOXX600 di tutup menguat 0,4% ke rekor tertinggi baru, di pimpin oleh saham sektor otomotif saat pelaku pasar menyambut gembira pernyataan ketua FED Jerome Powell bahwa FED akan tetap mempertahankan suku bunga dekati 0% hingga tahun 2023 meskipun memperkirakan lonjakan pertumbuhan ekonomi, tutup Indra.