Rampung HMETD, Saham BNBR dan PADI Loncat di Awal Perdagangan (27/7)
:
0
Ilustrasi, logo Bursa Efek Indonesia (BEI) atau IDX.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan dua saham yang tercatat di papan pengembangan, secara resmi telah menyelesaikan perdagangan rights issue.
Hal itu tertuang dalam pengumuman batas akhir perdagangan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atas kedua saham tersebut. Keduanya yaitu, Bakrie & Brothers Tbk (BNBR-R), dan Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI-R).
Saham yang terafiliasi dengan Grup Bakrie (BNBR), dan PADI menggelar perdagangan HMETD sejak tanggal 14 hingga 27 Juli 2026.
Sehingga, BEI mengumumkan terhitung tanggal 28 Juli 2026, saham HMETD tersebut tidak lagi diperdagangkan.
“Terhitung mulai tanggal 28 Juli 2026, efek tersebut dikeluarkan dari daftar efek yang tercatat di PT Bursa Efek Indonesia,” tulis BEI, dikutip Senin (27/7).
Pada perdagangan hari ini usai ditutupnya HMETD, saham BNBR dibuka melesat ke level 108 namun sempat ambles ke 104 dan kemudian bergerak menanjak di level 109 atau menguat 3,81 persen. Sedangkan saham PADI dibuka ables ke level 71 namun berhasil meloncat lagi ke level 74 atau menguat 2,78 persen.
Related News
Pantau Cum Dividen Dua Emiten Hari Ini
Rugi Beruntun, Emiten Properti Sri Tahir Panggul Defisit Rp245 Miliar
Pede Kinerja Q3 2026, BBCA Bidik Pertumbuhan Kredit 12% di 2026
BACH ARB, Liabilitas Bengkak, dan Laba Terbang 32 Persen
ARB, Laba Emiten H Isam Melejit 55,91 Persen
Kinerja Solid, Penjualan Emas Antam Tembus Rp68,41 Triliun





