Raup Pendapatan Rp1,47 T, Laba OMED Melejit 20 Persen
:
0
Pengurus Jayamas Medica kala memaparkan kinerja perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Jayamas Medica Industri (OMED) sepanjang sembilan bulan pertama 2025 membukukan pendapatan Rp1,47 triliun, meningkat 7,7 persen dibanding periode sama tahun lalu Rp1,36 triliun. Pertumbuhan itu, didukung kenaikan penjualan double digit segmen perawatan luka, bioteknologi, laboratorium, alat bantu jalan, dan perawatan rehabilitasi.
Selain itu, ekspor ke Amerika Serikat melonjak 116,8 persen dari episode sama tahun lalu, mencerminkan keberhasilan strategi ekspansi global perseroan. Nah, dari sisi profitabilitas, laba bruto naik 11,5 persen, dengan margin laba bruto meningkat dari 32,8 persen menjadi 33,9 persen.
Laba usaha meningkat 18,7 persen, dengan margin naik dari 17,4 persen menjadi 19,2 persen. Sementara itu, laba bersih tumbuh 20,3 persen, dengan margin laba bersih meningkat dari 15,6 persen menjadi 17,4 persen. Secara neraca, posisi keuangan tetap sangat solid, dengan total aset mencapai Rp3,04 triliun, liabilitas Rp390 miliar, dan ekuitas Rp2,65 triliun.
Debt-to Equity Ratio (DER) terjaga sangat rendah 0,07x, mencerminkan struktur permodalan sehat, dan fleksibilitas untuk ekspansi berkelanjutan. ”Kinerja positif itu, mencerminkan keberhasilan strategi diversifikasi produk, dan ekspansi pasar kami. OMED terus berkomitmen memperkuat kapasitas produksi, menjaga kualitas, dan memperluas penetrasi pasar domestik maupun internasional,” tukas Eka Suwignyoo, Direktur Keuangan OMED.
OMED juga merasakan dampak positif dari kebijakan China +1, di mana perusahaan Amerika Serikat makin mendiversifikasi rantai pasok dari Tiongkok ke Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Strategi itu, membuka peluang ekspor baru bagi OMED, yang telah memulai pengiriman ke AS sejak April 2022. Saat ini tahap validasi, dan penyetujuan proyek tambahan dengan mitra dagang dari Amerika Serikat. (*)
Related News
Kabar Baik dari MARK, Siap Bayar Dividen Rp20 per Saham 4 September
WMPP Berbalik Raih Laba, Jaga Pemulihan dengan Efisiensi dan Divestasi
MARK Ungkap Rencana Bagi Dividen Interim, Cek Jadwalnya
Restrukturisasi, BNII Ambil Alih 51% Saham Maybank Asset Management
Jelang Right Issue BUVA, Tirta Orisa Milik Hapsoro Jual 250 Juta Saham
FORE Ungkap Bangun Pabrik Baru, Beber Alasan Belum Bagi Dividen





