EmitenNews.com - Sinar Eka Selaras (ERAL) bersama sejumlah anak usaha mendapat tambahan kredit Rp505,67 miliar. Dengan begitu, ERAL dengan 15 entitas usaha total memperoleh pinjaman Rp2,97 triliun. Tersebab, emiten keluarga Aguan itu, sebelumnya telah mendapat pinjaman dari Bank BCA Rp2,46 triliun.

Rincian pinjaman meliputi fasilitas time loan Rp600 miliar dari Rp450 miliar atau ada tambahan Rp150 miliar. Lalu, kredit multi fasility Rp540 miliar dari Rp190 miliar, dan JPY50 juta alias Rp5,67 miliar. Artinya, kredit multi fasility ada tambahan Rp355,67 miliar. So, fasilitas kredit multi fasility menjadi Rp2,37 triliun.

Maklum, sebelumnya BCA telah menggelontor ERAL bersama anak-anak usaha kredit multi fasility Rp2,02 triliun. Itu terdiri dari USD10 juta setara Rp1,78 triliun, SGD3,5 juta atau Rp48,84 miliar, dan denominasi rupiah senilai Rp190 miliar.

Suntikan tambahan fasilitas dari BCA tersebut telah diteken pada 16 September 2026. Pinjaman itu, mengguyur ERAL bersama 15 anak usaha perseroan yaitu Mitra Internasional Indonesia (MII), Era Gaya Distribusi (EGD), Era Gaya Indonesia (EGI), Era Gaya Aktif (EGA), Era Aktif Indonesia (EAI), Era Aktif Distribusi (EAD).

Lalu, Era Gaya Aktif Distribusi (EGAD), Era Inovasi Otomotif (EIVO), Era Dealer Otomotif (EDO), Era Busana Indonesia (EBI), Era Gaya Selaras (EGS), Era Busana Retailindo (EBR), Sinar Era Aktif (SEA), Cantik Bersama Era (CBE), dan Era Mode Indonesia (EMI).

Seluruh pinjaman itu, akan jatuh tempo pada 13 Mei 2027. ”Fasilitas Kredit tersebut dialokasikan untuk membiayai modal kerja perseroan dan entitas anak, serta mendukung pemenuhan transaksi berbasis valuta asing,” tegas Badar Teguh Mancik Alam, Corporate Seretary Sinar Eka Selaras. (*)