Rawan Koreksi, IHSG Uji Level 7.000
:
0
Petugas kebersihan menyisir teras depan Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih rawan melanjutkan pelemahan. Sepanjang perdagangan Kamis, 19 Desember 2024, IHSG akan mengitari level support 7.000, dan resistance 7.130. IHSG memiliki level critical support level di kisaran 7.030, dan level psikologis 7.000.
Sentimen negatif utama tentu berasal dari pernyataan hawkish Kepala the Fed, Jerome Powell. Powell mengindikasikan pemangkasan tahun depan akan lebih lambat dari perkiraan pasar. Karena the Fed sudah memangkas suku bunga acuan sebanyak 50 bps edisi November-Desember 2024, dan kecenderungan the Fed lebih berhati-hati.
Lonjakan yield obligasi di Amerika Serikat (AS) diperkirakan memicu berlanjutnya capital outflow dari pasar modal Indonesia. Keputusan Bank Indonesia (BI) untuk menahan suku bunga acuan di kisaran 6 persen diperkirakan berdampak terbatas terhadap hal tersebut, khususnya dalam jangka pendek.
Berdasar data tersebut, Phintraco Sekuritas menyarankan pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham berikut. Yaitu, Surya Semesta (SSIA), Aspirasi Hidup (ACES), Aneka Antam (ANTM), Harum Energy (HRUM), dan Timah (TINS). (*)
Related News
RI-UE Bebaskan Tarif 98% Pos Dagang, Emiten Sektor ini Siap Panen
RI Kejar Target EBT 21%, Jerman Kucurkan 2,3 Miliar Euro
PDB Halal Rp5.000 T, RI Kalah Agresif dari Malaysia
IHSG Loyo 0,37 Persen, PICO Justru Pimpin Top Gainers, Simak!
IHSG Berbalik Merah, BUMI Rajai Transaksi Meski Harga Turun
IHSG Koreksi 0,69 Persen ke 6.480 di Sesi Siang, Sektor Kesehatan Drop





