EmitenNews.com - Pendampingan Astra terhadap warga Desa Sejahtera Astra Kemiren, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur mendapat apresiasi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. Keterlibatan konglomerasi itu, dinilai memperkuat pelestarian budaya Osing sekaligus membuka ruang ekonomi melalui pengembangan desa wisata.

Dalam rilisnya yang diterima Kamis (30/7/2026), Menpar berterima kasih kepada Astra yang telah mendukung dan membina Desa Sejahtera Astra Kemiren. Dukungan ini, kata Widiyanti Putri Wardhana menjadi bagian dari upaya penguatan pengembangan destinasi pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan berbasis budaya.

Menpar Widiyanti berkunjung ke Desa Sejahtera Astra Kemiren pada Sabtu (25/7/2026), didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas. Juga ada Plt. Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Reza Pahlevi, Head of Environment & Social Responsibility Astra Diah Suran Febrianti, serta Penggerak Desa Sejahtera Astra Kemiren Mohammad Edy Saputro.

Rombongan Menpar meninjau aktivitas budaya dan ekonomi kreatif masyarakat Osing. Mulai dari kesenian Gejog Lesung, proses menyangrai Kopi Osing, pembuatan kue tradisional kucur, kerajinan tas anyaman daun kelapa, hingga produk lokal di Pojok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Desa Wisata.

Astra juga menyerahkan bantuan kepada Desa Sejahtera Astra Kemiren berupa 20 unit komposter, 50 paket perlengkapan homestay, serta pembangunan amfiteater. Bantuan tersebut diberikan untuk menunjang pengembangan desa wisata berbasis budaya yang berkualitas dan berkelanjutan.

Jadi Apresiasi bagi Warga Kemiren yang Konsisten Jaga Budaya Osing

Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto menyebut kunjungan Menpar menjadi apresiasi bagi warga Kemiren yang konsisten menjaga budaya Osing. Kunjungan ini, kata dia, menjadi apresiasi terhadap semangat masyarakat yang terus menjaga budaya Osing. 

“Juga sekaligus menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pengembangan desa wisata dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Boy Kelana Soebroto.

Karena itu, Boy berharap semangat tersebut harus terus tumbuh sehingga budaya Osing tetap lestari dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Selama ini, masyarakat Kemiren menjaga beragam tradisi Osing, seperti upacara adat Barong Ider Bumi dan Tumpeng Sewu, Tari Gandrung, kuliner lokal, musik tradisional, hingga arsitektur khas Osing. Tradisi itu tidak hanya menjadi identitas desa, tetapi juga menjadi daya tarik yang menggerakkan kegiatan ekonomi warga.