RBB 2026, Bank Jago (ARTO) Pastikan tak ada Rencana Merger dengan BFIN
:
0
Ilustrasi PT Bank Jago Tbk (ARTO). Dok. SWA.
EmitenNews.com - Dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) Tahun 2026, tidak ada pertumbuhan secara anorganik, termasuk kemungkinan penggabungan usaha (merger) PT Bank Jago Tbk (ARTO) dengan PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN).
Direktur Bank Jago, Supranoto Prajogo mengemukakan hal tersebut dalam Public Expose Live 2026 di Jakarta, Kamis (9/9/2026).
“Kami belum memiliki rencana untuk melakukan pertumbuhan anorganik tersebut, karena kami juga belum masukkan dalam RBB Tahun 2026 maupun revisi RBB Tahun 2026. Belum ada rencana tersebut,” ungkap Direktur Bank Jago, Supranoto Prajogo.
Namun demikian, perseroan selalu terbuka terhadap peluang pertumbuhan secara organik maupun anorganik untuk saat ini maupun ke depannya.
Perseroan telah melakukan pertumbuhan organik pada tahun ini. Di antaranya melalui pengembangan berbagai fitur serta peningkatan layanan yang diberikan secara langsung kepada nasabah.
“Organik tentunya dengan membuat berbagai macam fitur, pertumbuhan-pertumbuhan secara langsung yang kami berikan layanannya itu kepada nasabah-nasabah,” ujar Supranoto Prajogo.
Untuk pertumbuhan anorganik, menurut Supranoto, apabila terdapat kesempatan yang baik di masa mendatang maka tentunya perseroan akan mempertimbangkannya.
PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) juga telah menanggapi beredarnya kabar merger tersebut. Manajemen BFIN tidak dapat memberikan tanggapan atas aktivitas maupun keputusan para pemegang saham terkait isu tersebut.
"BFI Finance belum memiliki informasi terkait isu penggabungan usaha sebagaimana disampaikan dalam pemberitaan tersebut. Kami tidak dapat memberikan tanggapan terkait aktivitas atau keputusan para pemegang saham," ujar Direktur Keuangan BFI Finance, Sudjono.
BFI Finance Mematuhi Ketentuan Pasar Modal
Related News
Jadi Sorotan BEI, Begini Jawaban Manajemen Emiten Duo Taipan Ini
MGLV Gelar Rights Issue Rp2,54 Triliun, Pengendali Serap Separuh Lebih
Melantai Tahun Depan, RAJA Rencanakan Hingga 2 IPO Baru Grup Hapsoro
Tambah 3 Tugboat dan 1 LCT, MITI Perkuat Bisnis Pelayaran dan Logistik
Kinerja Timah (TINS) Lampaui Target, Laba Bersih Melonjak 805 Persen
Laba Melambung 102%, RATU Bidik Kenaikan Dividen dan Kinerja 2026





