EmitenNews.com — Emiten kontraktor, PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON) membidik total kontrak baru di tahun ini sebesar Rp 5,3 triliun. Jumlah tersebut naik dari target kontrak baru di tahun lalu yang hanya Rp 4,3 triliun.

 

Direktur Independen Jaya Konstruksi Manggala Pratama (JKON) Hardjanto Agus Priambodo target kontrak pada tahun 2022 sebesar Rp 5 ,3 triliun atau naik 15% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 4,4 triliun. “Dari total target kontrak pada tahun 2022 sebesar Rp 5,3  triliun sehingga total over book sebesar Rp 10 triliun kami baru mendapatkan Rp 1,4 triliun,” ungkap Hardjanto pada paparan publik, Rabu(22/06/2022).

 

“Saat ini perolehan baru Rp1,4 triliun dari proyek konstruksi terutama proyek pemerintah sekitar 90% dan proyek swasta sisanya. Rinciannya terdiri dari JKON senilai Rp797 miliar, Jaya Trade sebesar Rp351 miliar, Jaya Teknik Rp51 miliar dan Jaya Beton sebesar Rp215 miliar,” ungkap dia .

 

Tahun ini Jaya Konstruksi Manggala Pratama (JKON) menargetkan pendapatan hingga akhir tahun sebesar Rp4,2 triliun dengan target laba bersih senilai Rp170 miliar.

 

Di samping itu, perseroan juga baru saja memenangkan tender sirkuit formula E. Hardjanto menjelaskan, untuk nilai kontrak proyek tersebut mencapai Rp 60 miliar terutama pada kontrak track atau jalanan sirkuit.

 

Sementara ada lagi tambahan kontrak dari proyek tersebut sekitar Rp 40 miliar sampai Rp 50 miliar untuk kontrak sisi jalanan di luar arena balap. “Nilainya sekitar Rp40 miliar sampai Rp50 miliar untuk penambahan saluran, pengerasan tempat penonton, hingga akses jalan.

 

Lebih lanjut, beberapa proyek-proyek lain yang telah digarap perseroan diantaranya yakni proyek pembangunan Jakarta International Stadium dan Bintaro Jaya Exchange Mall, pembangkit listrik dan Busway hingga proyek pembangunan enam ruas jalan tol Dalam Kota Jakarta.

 

“Kami berharap prospek bisnis konstruksi dan pasarnya akan kembali pulih di tahun 2022 meskipun dampak pandemi Covid-19 masih terasa. Sehingga saat ini pasar konstruksi masih mengalami penurunan,” harapnya.

 

Anggarkan capex operasional JKON sebesar Rp 130 miliar. Capex dialokasikan untuk pembangunan Terminal Aspal Curah (TAC) oleh Jaya Trade sebesar Rp100 miliar untuk pengembangan TAC,sedangkan sisanya untuk kendaraan operasional distribusi aspal.