Resmi Merger, MORA Kini Bernaung di Grup Sinarmas!
:
0
Gedung PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA). Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Aksi korporasi besar resmi diketok, PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) mengantongi restu penuh pemegang saham untuk merger dengan PT Eka Mas Republik, provider jaringan WiFi bermerek MyRepublic besutan emiten Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) dari Sinar Mas Group itu.
Persetujuan tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Kamis (26/3/2026), dengan tingkat kehadiran mencapai 19.062.011.481 saham atau setara 80,6118 persen dari total hak suara sah. Seluruh suara yang hadir menyetujui aksi penggabungan ini secara bulat 100 persen.
Timotius M. Sulaiman, Direktur Utama MORA menyatakan, “Kami optimis sinergi ini akan memperkuat kapasitas perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan serta mendorong percepatan dan pemerataan pengembangan ekosistem digital di Indonesia.”
Seiring merger, nama perseroan resmi berubah menjadi PT Ekamas Mora Republik Tbk, menandai fase baru hasil integrasi kedua entitas. Tanggal efektif penggabungan atau legal day one dijadwalkan pada 22 April 2026.
Perubahan ini juga diikuti dengan penyesuaian struktur permodalan, termasuk peningkatan modal dasar serta modal ditempatkan dan disetor.
Kemudian, perubahan signifikan juga terjadi pada struktur pengendalian. Jika sebelumnya dikendalikan oleh PT Candrakarya Multikreasi, kini kendali perseroan beralih ke PT Innovate Mas Utama sebagai konsekuensi dari penggabungan usaha tersebut.
Susunan Dewan Komisaris MORA pun kini sebagai berikut:
Komisaris Utama & Komisaris Independen : Arsjad Rasjid
Komisaris : Marlo Budiman
Komisaris : Handhianto S. Kentjono
Susunan Direksi PT Ekamas Mora Republik Tbk
Direktur Utama : Timotius M. Sulaiman, SE
Direktur : Yopie Widjaja
Direktur : Hendra Gunawan
Direktur : Edward Sanusi
Direktur : Ir. Iman Syahrizal
Direktur : Melanie Maharani
Related News
PSDN Rampungkan Jual Aset Rp67 M untuk Modal Kerja hingga Bayar Gaji
Dividen Final AUTO Rp170 per Saham, Cum Date 27 April
Mandiri (BMRI) Tuai Laba Rp15,4T di Q1-2026, Kredit Tumbuh 17,4 Persen
Kontrak Baru ADHI Melonjak di Kuartal I, Porsi Swasta Cuma 2 Persen
Free Float Mini, Emiten Grup Maspion ALMI Beber Aksi Hindari Delisting
MMIX Kebut Ekspansi Bisnis, Targetkan Pendapatan Rp382 Miliar





