Rocky Gerung: KDKMP Transformasi Untuk Redam Dominasi Swasta-BUMN
:
0
Anggota Wantimpres, Rocky Gerung, dalam Diskusi Publik Pra Kongres Nasional Syarikat Islam ke-42 di Jakarta pada Senin (5/10). ( Foto: Kemenkop)
EmitenNews.com - Akademisi sekaligus Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Rocky Gerung menilai program Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai langkah nyata transformasi ekonomi nasional. Program tersebut dinilai penting untuk menyeimbangkan struktur perekonomian domestik dari dominasi sektor swasta dan BUMN.
Hal tersebut disampaikannya dalam Diskusi Publik Pra Kongres Nasional Syarikat Islam ke-42 di Jakarta pada Senin (5/10). Acara tersebut dihadiri oleh Presiden Lajnah Tanfidziah Pimpinan Pusat Syarikat Islam Hamdan Zoelva serta Menteri Koperasi sekaligus Sekretaris Jenderal Syarikat Islam Ferry Juliantono.
"Sesuatu yang dibatasi institusi mengakibatkan kita berpura-pura dengan pikiran, saya nggak mau itu. Gerakan koperasi revolusi ekonomi Indonesia. Kantor koperasi yang dicatat publik. Jadi koperasi itu bukan bangunan tapi gerakan, hanya itu yang kita percaya bahwa revolusi bisa terjadi kalau itu sudah menjadi gerakan, kalau nggak ada gerakan tidak ada revolusi," kata Rocky Gerung.
Rocky menyatakan bahwa semangat Presiden Prabowo Subianto untuk menegakkan ekonomi konstitusi melalui program KDKMP harus dimaknai sebagai transformasi ekonomi. Meski terdapat catatan yang perlu diperbaiki, isu-isu yang belakangan menjadi sorotan publik tidak boleh menghentikan pengembangan koperasi yang diamanatkan Undang-Undang Dasar 1945.
Ia menyoroti ketimpangan posisi koperasi dalam struktur perekonomian nasional yang selama ini belum mendapatkan penguatan sebanding dari negara.
"Konstitusi kita mengenal tiga player, korporasi, BUMN dan koperasi untuk menghasilkan solidaritas. Dalam praktiknya koperasi hanya menemukan tetesan CSR dari korporasi. Sejak Presiden Prabowo ini diubah, maka benar ini adalah transformasi ekonomi meski harus bertengkar dengan para pemilik modal," ujar Rocky.
Lebih lanjut, Rocky menjelaskan bahwa nilai-nilai kebersamaan dalam koperasi merupakan wujud nyata pengejawantahan dari seluruh butir sila Pancasila.
"Mulai dari sila pertama hingga kelima di dalam Pancasila, semuanya memiliki makna yang dalam yang relevan dengan apa yang terkandung di dalam nilai-nilai koperasi," ucapnya.
Penguatan koperasi di tingkat desa ini dinilai membutuhkan dukungan penuh negara agar gerakan koperasi memiliki fondasi yang kuat, mandiri, serta berfungsi sebagai pilar utama kekuatan ekonomi masyarakat di Indonesia.(*)
Related News
Tekad Satgas PKH Kejar Tunggakan Denda Perusahaan, Ancam Pidana
Hadapi Sidang Perdana, Febrie Adriansyah Sempat Lemparkan Senyum Tipis
Gibran Pasca Putusan MK, Masih Kuat tapi Ada "Cacat" ?
Emiten BDMN Siap Berganti Nama Jadi Bank MUFG Danamon
Kasus ATR/BPN, KPK Jadwalkan Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
Ruwatan Trunojoyo: Mutasi 19 Kapolda Amankan Investasi Rp 13.000 T





