RUPSLB Setujui Pensiunan Jenderal Bintang 3 Ini Pimpin Antam (ANTM)
:
0
Direktur Utama Antam Untung Budiharto. Dok. Ist. SINDOnews.
EmitenNews.com - Pemerintah menempatkan sosok berlatar belakang militer untuk memimpin PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Antam, mengangkat Letjen Purn. Untung Budiharto menjadi Direktur Utama Antam menggantikan Achmad Ardianto.
Keputusan penggantian direktur utama perseroan itu, disepakati para pemegang saham dalam RUPS Luar Biasa, Senin (15/12/2025).
Penting diketahui, Achmad Ardianto bukan orang baru dalam anggota Holding BUMN Pertambangan MIND ID, atau bahkan perusahaan negara. Sebelumnya, pensiunan jenderal bintang tiga TNI AD itu, menjabat Direktur Sumber Daya Manusia Antam.
Pria kelahiran Tegal 26 April 1965, yang pernah menjadi Pangdam Jaya 2022-2023 itu, juga menjabat Komisaris Utama PT Transportasi Jakarta sejak 8 Juni 2023.
Di bidang militer dari kecabangan infanteri, lulusan Akademi Militer pada 1988 ini, telah melewati sejumlah penugasan, dan pengalaman. Dia pernah menjabat Panglima Kodam Jaya selama pada 2022-2023, sebelumnya Kepala Staf Kodam Bukit Barisan.
Sebelumnya Untung Budiharto menjabat sebagai Danrem di Bangka Belitung, Paban di Staf Operasi, Waasops Kasad.
Di luar itu, Untung Budiharto pernah dipercaya menjadi direktur operasi Badan SAR Nasional, lalu sekretaris utama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Terakhir, Untung juga pernah bertugas sebagai staf khusus panglima TNI, sebelum memasuki masa pensiun dengan bintang tiga di pundak.
Selama aktif dalam militer, Untung Budiharto pernah mendapat sejumlah penghargaan. Antara lain Satyalancana Seroja, Satyalancana GOM IX/Raksaka Dharma, Satyalancana 24 tahun, dan lain sebagainya. ***
Related News
JAST Dukung Penguatan Layanan 112, Kunci Kolaborasi Indonesia-Korsel
Indeks LQ45 Terperosok, Efek Rebalancing MSCI?
Siloam Hospitals (SILO) Tunda Pembagian Dividen, Ini Alasannya
Indocement (INTP) Ganti Direktur Anak Usaha PT Indomix Perkasa
Perjalanan Alfamart (AMRT) Milik Djoko Susanto, Hingga Didepak MSCI
Emiten Grup Djarum Blibli Minta Restu Terbitkan 9,5 Miliar Saham Baru





